Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label opini

Angrumaoshi.com, Tempatmu Bercerita Kehidupan

Aku rutin menulis itu, dimulai 3 tahun yang lalu. Bukan menulis laporan atau riset di kala bekerja, namun menulis tentang apa yang ada di pikiranku tentang kehidupan di sekitarku. Tentang pikiran orang-orang memandang kehidupannya. Kutuangkan semua di blog aku, angrumaoshi.com. Tempatmu bercerita kehidupan, disitulah aku menyimak dan menuangkannya ke dalam tulisan penuh makna, -angrumaoshi.com- Hidup di Perantauan   Tahun 2017, aku pindah ke Semarang. Di Semarang ini bisa dibilang aku tidak punya kenalan siapa pun. Aku ikut merantau ke kota lumpia ini bersama suamiku, karena Suamiku dipindahtugaskan di kota ini. Aku pun melepas kehidupanku di Jakarta meninggalkan semua teman-temanku di sana dan bisa dibilang aku memulai hidup baru disini memulai dari nol.  Peran ku pun berubah dari yang sebelumnya seorang working mom suka lembur dan terbang ke sana ke mari menjadi seorang full time stay at home mom dengan dua anak yang masih berusia dibawah 3 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana perubahan

Darurat Literasi Digital di Indonesia

Literasi Digital adalah kemampuan dasar mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang terhubung dengan dunia maya, - Angrumaoshi - Sumber : www.pixabay.com Pengertian Literasi Digital Pernah dengar Literasi Digital? Jujur, aku pernah mendengarnya namun belum paham 100%. Kalau literasi keuangan/finansial dan literasi baca tulis sudah cukup sering ya mendengarnya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Literasi Digital, aku mau mengutip terlebih dahulu mengenai pengertian dari literasi yang disebutkan di wikipedia. “ Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. ” Nah ternyata, literasi itu ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah literasi digital. Tetapi apa saja sih jenis-jenis literasi itu, berikut jenis litera

Pemilu di Depan Mata, Masihkah Terulang?

Jika melihat jauh ke masa-masa zaman penjajahan Belanda. Sering kali kita mendengar bahwa strategi yang digunakan Belanda adalah devide et impera atau strategi memecah belah kesatuan yang ada. Hal ini terbukti efektif dengan banyaknya jatuh kerajaan-kerajaan baik kecil maupun besar ke dalam kekuasaan Belanda saat itu. Belanda akhirnya dapat menguasai Indonesia hingga 350 tahun lamanya sejak kedatangannya pertama kali di Batavia pada tahun 1600an. Strategi memecah belah kesatuan ini pelan tapi pasti saat ini juga tengah mengintai bangsa ini. Perbedaan pandangan politik, bahkan perbedaan apa pun diruncingkan sehingga membuat terpecah belah menjadi kelompok-kelompok yang berbeda-beda dan membenci satu sama lain. Belum lagi hembusan HOAX yang setiap detik berseliweran di dunia maya, di ruang-ruang silahturahmi kita bersama teman-teman yang dapat membuat kita semua saling ejek hingga akhirnya membenci dan memutus tali silahturahmi. Hal ini tidak hanya memakan korban orang-orang dewasa, b