Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label My Story

Toleransi di Indonesia Saat Ini

Toleransi di Indonesia saat ini, kurasakan semakin memudar. Toleransi yang dulu semenjak kecil digaungkan baik melalui pendidikan formal di sekolah atau melalui praktik sehari-sehari di kehidupan nyata pada sekitarku, sangat mudah ditemukan dan kurasakan. 
Namun kini setelah aku dewasa, berkeluarga dan di masa reformasi yang telah lebih dari 2 dekade ini, toleransi ini entah seperti menguap. Perbedaan-perbedaan kecil dibuat semakin meruncing. Bahkan yang pada awalnya kita tidak merasakan perbedaan itu dibuat merasa bahwa kini kita berbeda. 
sumber : www.pixabay.com
Aku jujur sedih. Mengapa sekarang menjadi seperti ini. Entah mengapa perbedaan pandangan politik dapat berujung pada ketidakharmonisan hubungan keluarga. Entah mengapa pula perbedaan agama atau bahkan dalam agama yang sama juga dapat menimbulkan friksi-friksi dalam hubungan antar manusia. Semuanya merasa pilihannya adalah yang paling benar. Berbeda berarti salah. 
Aku mengalami sebelum masa reformasi walau saat itu masih anak-a…

Senam Pagiku Dulu dan Sekarang

Dulu itu di kantorku setiap selasa dan jumat itu adalah hari olahraga. Jam 7-9 pagi kita dibebaskan untuk berolahraga apa saja dan dimana saja. Sepanjang jam 9 sudah kembali ke meja kerja. Banyak pilihan olah raga disekitar kantorku ini. Bisa jalan ke monas, lari mengitari monas,bersepeda berputar-putar di daerah gajah mada-pecenongan dan sekitarnya bahkan ada beberapa temanku yang berenang di hotel dekat kantor sini. Kantor juga sebenarnya menyediakan berbagai fasilitas diantaranya meja pingpong, alat fitnes seperti treadmill, sepeda statis dan angkat beban. Lalu sebulan sekali juga ada senam bersama memanggil instruktur senam yang oke banget. Aku dulu sebenarnya cukup senang dan rutin memanfaatkan waktu olah raga ini khususnya jika ada senam. Namun seiring macetnya menuju kantor aku sering terlewat senam ini. Aku bahkan sampai menitipkan juga sepeda lipatku di parkiran kantor untuk kugunakan saat jam olah raga ini. Namun kesibukan pekerjaan dan seringnya kegiatan di luar kantor me…

Pekerjaan Pertamaku, Pekerjaan Impianku?

Salah satu fase kehidupan yang biasanya dialami oleh orang banyak adalah selesainya tahapan belajar di bangku formal. Bisa itu wisuda setelah kuliah atau tamat SMU. Setelah fase ini, diharapkan para lulusan ini dapat bekerja dan hidup mandiri. Tidak lagi bergantung kepada orang tua atau keluarga. Bahkan mungkin mulai mempersiapkan diri untuk memulai keluarga kecilnya sendiri.Bagaimana kita bisa mendapatkan pekerjaan idaman kita? Apa saja yang harus dipersiapkan? Teman-teman para lulusan baru yang sedang bersiap mencari pekerjaan pertamanya baiknya membaca tips berikut ini:1. Pekerjaan pertama jangan asal, nanti menyesal. Jika memang ingin menyalurkan ilmu yang sudah dipelajari di bangku sekolahan, maka lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan. Namun jika itu bukan masalah, melamar pekerjaan yang tidak sesuai juga tidak apa-apa seperti misalnya management trainee, karena biasanya akan ditraining dengan intensif terlebih dahulu.2. Lamarlah pekerjaan di perusahaan …

#KAI Perjalanan Ke Bandung demi Survey Tempat Kuliah Idaman

Aku saat itu duduk di bangku kelas 3 SMU. Berdebar-debar rasanya membayangkan bahwa sebentar lagi akan berkuliah. Aku bersama teman-temanku, para perempuan tangguh mempunyai mimpi yang sama ingin dapat berkuliah di universitas negeri ternama. Salah satunya tentu, kampus di bandung yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pajajaran (Unpad).Kami pun berenam sepakat untuk survey kampus di bandung tersebut. Walaupun belum tentu kami akan memilih kampus tersebut nantinya, karena masih ada beberapa universitas negeri lainnya yang juga kami incar. Salah seorang nenek dari teman kami ada yang mempunyai kos-kosan di daerah kampus tersebut. Kami pun berencana untuk menginap disana, karena sedang ada kamar kosong. Perjalanan pun kami sepakati untuk menggunakan Argo Parahyangan.Saat itu belum ada tiket online seperti sekarang ini. Sehingga kami pun mengantri di stasiun untuk membeli tiket. Di depan kami terdapat beberapa anak laki-laki yang sepertinya juga seumuran dengan kami. Kaya…

#KAI Perjalanan Pertamaku ke Rumah Eyang Tanpa Ditemani Orang Tuaku

Pengalamanku bepergian tidak bersama orang tua ke rumah eyang di Solo, sangat berkesan. Kala itu, aku masih berumur 10 tahunan. Aku pergi bersama ke-empat saudara sepupuku yang juga seumuran ditemani oleh om dan tante yang merupakan orang tua dari kedua kakak beradik sepupuku.Kami berangkat bersama menggunakan kereta eksekutif Argo Lawu. Waktu itu kami berangkat pagi hari. Perjalanan kurang lebih memakan waktu 8 jam. Aku yang baru pertama kali naik kereta api tanpa orang tuaku, sama sekali tidak merasa cemas. Namun rasa senang sangat meluap-luap karena liburan ini akan aku habiskan bersama sepupu-sepupuku di rumah eyang. Orang tuaku melepas aku di stasiun hingga kereta berangkat meninggalkan peron berangkat menuju solo. Sejenak setelah kereta bergerak, aku yang memang aktif sejak kecil, sudah tidak sabar ingin menjelajahi kereta api ini. Akhirnya kami pun ijin ke om dan tante lalu berkelanalah kami menyusuri gerbong demi gerbong. Ternyata setiap gerbong sama isinya. Namun ada 1 gerbon…

Film Romantis "500 Days of Summer", Melihat Sisi Rapuh Seorang Pria Jatuh Cinta

Kuteringat akan sebuah film yang direkomendasikan oleh suamiku untuk aku tonton. Suamiku bukan pecinta film romantis. Jadi ketika dia sudah merekomendasikan film ini dan dia berkata, kamu pasti suka banget. Maka sudah dapat dipastikan filmnya tidak akan mengecewakan donk. Lalu aku pun menontonnya, dimulai dengan kisah seorang lelaki muda pekerja di suatu kantor lalu datang seorang wanita muda seorang pegawai baru disana. Seperti kisah pada umumnya, akhirnya mereka berdua dekat dan menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih.  Namun yang menjadi kekuatan dalam film ini adalah dibangun emosi penonton dari sudut pandang seorang lelaki yang sedang jatuh cinta. Disajikan 500 hari bersama Summer (si wanita) dari kacamata si pria dengan cukup detail. Aku sebagai wanita tak menyangka juga ternyata ketika pria jatuh cinta secara mendalam dapat seperti itu. Dunianya seperti hanya seputar Summer, mulai dari bangun tidur hingga terlelap tidur di malam hari.Sejak awal, memang tidak ada kesepakatan…

Buku Pemberian Ayahku, yang Mengubah Caraku dalam Menjalani Hidup.

Aku teringat ketika diminta oleh ayahku membaca sebuah buku berjudul "7th Habit for Effective People" karangan Steven Covey. Saat itu sepertinya aku masih duduk di bangku SMA. Buku ini merupakan salah satu buku psikologi dan pengembangan diri yang sangat populer sejak zaman tahun 1990an. Buku ini telah dialih bahasa juga ke dalam bahasa Indonesia dengan judul "7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif". Hingga saat ini telah dirilis edisi 25 tahun pada tahun 2014 yang sejak penerbitan pertamanya telah terjual puluhan juta eksemplar serta diterjemahkan dalam 38 bahasa. Tak heran ayahku menyuruhku membaca buku ini walau aku masih duduk di bangku sekolah saat itu. Setelah aku membacanya, buku ini memang bagus hanya saja aku sedikit kesulitan untuk mencernanya karena bahasa serta ilutrasi yang digunakan tidak sesuai dengan umurku saat itu. Lalu sempat kulihat buku berjudul yang mirip dengan buku ini yaitu "7 Kebiasaan Yang Sangat Efektif Bagi Remaja", dengan co…

Generasi Old Baby Boomers yang Berusaha Mengikuti Perkembangan Zaman

Aku mempunyai anak balita dan orang tua yang sudah masuk lansia. Jika aku bandingkan, lebih mudah anak balita untuk mengoperasikan smartphone daripada lansia. Aku butuh beberapa kali dengan sabar untuk mengajari kedua orang tuaku menggunakan handphone.Ketika ayahku masih ada, mengajari beliau menggunakan handphone merupakan suatu tantangan yang luar biasa. Padahal ayahku adalah seorang pembelajar sejati. Beliau banyak membeli buku bagaimana cara belajar internet. Beliau pun mulai belajar word dan mengetik. Namun belajar internet tidak semudah belajar word dan mengetik ternyata baginya. Terlalu banyak icon yang dapat diklik membuat bingung dan takut salah. Sehingga hingga akhirn hayatnya beliau pun tidak bisa menggunakan smartphone hanya dapat telepon saja menggunakan handphone biasa, itu pun yang tombol angkanya harus besar-besar. Sms pun sangat terbatas.Berbeda dengan ibuku. Ibuku yang usianya terpaut cukup jauh dari ayahku. Walau bukan tipe pembelajar namun agak lebih mudah diajari,…

Berkaca Pada Kehidupan Makhluk Hidup CiptaanNya

Merenungi arti akan sebuah kehidupan merupakan sebuah proses tiada akhir selama kita masih bernafas di bumi ini. Tidak hanya kehidupan orang-orang di sekitar kita atau pun kehidupan orang-orang sukses terkenal yang jauh dalam jangkauan yang dapat kita petik pengalaman hidupnya. Namun kehidupan di luar manusia, para penghuni alam liar termasuk tingkah polah para binatang pun juga sarat makna akan arti dan tujuan dari kehidupan ini.Aku cukup senang dengan binatang. Sudah beberapa kali aku memelihara binatang peliharaan dan mengamati tingkah polahnya. Kali ini aku sedang memelihara kelinci. Apa menariknya dari kehidupan dan tingkah polah kelinci? Binatang yang lebih banyak penggemarnya untuk dijadikan peliharaan adalah anjing dan kucing biasanya. Kelinci itu bisa berumur panjang, aku paling lama memelihara kelinci hingga berusia 7 tahun. Seperti manusia, binatang juga tidak suka dikurung dalam kandang (mereka suka lepas di alam bebas). Bedanya tanpa sadar kita sebagai manusia sering menc…

Perempuan Pekerja di Sekitarku

Pagi ini aku bersama para bunda TK Kakak, berkunjung ke dua bunda yang baru melahirkan. Berhubung rumahnya agak dekat dengan sekolahan maka kami memutuskan untuk berjalan kaki saja menuju kesana. Nyatanya agak jauh ya, untungnya kontur jalanannya menurun. Berjalan kaki bersama-sama, berdua-dua sepanjang jalan menuju ke rumah bunda tersebut, membuatku menangkap banyak pemandangan yang jarang kutemui sebelumnya. Padahal hampir setiap hari aku melewati jalan ini ketika mengantar dan menjemput kakak sekolah dengan motor ataupun mobil. Dengan berjalan kaki, kami pun menyapa ibu-ibu atau para lansia yang sedang duduk-duduk di depan rumahnya. Hal demikian tentunya tak bisa kami lakukan jika mengendarai motor atau pun mobil. Silahturahmi dan keramahan sangat terasa di bumi jawa ini. Tak berapa lama aku berpapasan dengan ibu berusia 40-50 tahunan yang membawa bakul berisi sayuran menawarkan sayurannya ke rumah-rumah yang dilewatinya sambil mengetuk pintunya. Kontur jalanan cukup menanjak. Dapa…

Ragam Kehidupan di Atas Bis Trans Jateng dan Semarang

Berkendara dengan kendaraan umum, akan memperluas pemahaman kita akan hadirnya beraneka ragam jenis dan rupa kehidupan di luar sana. Kali ini aku mengajak adik dan kakak berkeliling kota Semarang menggunakan Trans Semarang dan Trans Jateng. Apa bedanya? Trans Semarang hanya menghubungkan dalam kota Semarang sedangkan Trans Jateng menghubungkan dengan berbagai kabupaten Semarang di sekitar kota Semarang. Trans Jateng ada dengan trayek Bawen - Ungaran - Stasiun Tawang. Saat ini juga sudah ada tol dengan pintu keluar Bawen sebelum Salatiga dan setelah Ungaran, namun Trans Jateng ini melewati jalan non tol. Tarifnya cukup murah hanya 3500 dan 1000 untuk anak-anak. Cara pembayarannya pun cukup berbeda dibandingkan Trans Jakarta. Jika Trans Jakarta wajib menggunakan e-money yang di tap pintu masuk setiap halte, kalau disini tiket dapat di beli di halte atau di atas bus dengan penjaganya. Penjaganya membawa alat kecil seperti kalkulator yang dapat menggeluarkan tiket.Halte disini juga sangat…

Dermawan di Pagi Hari

Aku cukup sering mendengar cerita tentang orang-orang berderma. Namun baru kali ini aku melihat langsung dengan mataku sendiri di suatu pagi pada awal bulan November. Aku baru saja keluar dari pelataran lobby sebuah bank besar di kota ini. Ku melihat ada seorang ibu yang berjualan dengan sepedanya di tempat parkir. Ibu ini mengajak serta anaknya yang masih kecil yang terlihat berusia sekitar 4 tahun. Ibu ini berjualan gorengan, minuman sachet lengkap dengan termosnya serta bungkusan daun pisang atau kertas coklat yang berisi nasi untuk sarapan. Tak lama kemudian aku melihat seorang wanita muda berbaju hijau yang mirip dengan salah satu seragam pegawai bank syariah. Tak jauh dari bank besar ini memang ada cabang bank syariah tersebut. Wanita muda ini terlihat memilih dan mengambil beberapa bungkusan sarapan tersebut. Lalu membayarnya dengan selembar uang berwarna merah.Ibu penjual pun menyiapkan kembalian. Namun ditolak oleh wanita tersebut seraya berlalu menuju motornya. Sang Ibu penj…

Ibuku Sudah Menua...

Di mata seorang anak, seorang ibu akan senantiasa terlihat segar dan kuat seperti semasa muda dulu ketika aku masih kecil. Walau rambut sudah memutih dan usia sudah senja, aku berpikir bahwa Ibuku masih sehat dan kuat seperti dulu ketika saat membesarkan ku. Termasuk saat ketika anak pertamaku lahir dan sering kutitipkan kepadanya ketika aku bekerja. Kupikir ibuku masih kuat, sekuat saat membesarkanku dulu. Namun seiring berjalannya waktu, kini kusadari bahwa tangan kuat dan wajah cantiknya kian memudar. Tak segesit dulu lagi ketika berjalan. Capek sedikit mudah sakit. Mendengar teriakan dan tangisan anak-anakku pun sudah membuatnya pusing. Salah satu keputusanku untuk meninggalkan karir kantoranku adalah tak kuasa melihat ibuku ketika walau hanya turut mengawasi anakku ketika di rumah, ternyata perilaku anakku benar-benat manja sekali. Semuanya maunya di"ladeni" sama eyangnya walau ada mba atau babysitternya. Belum kalau lagi tantrum, apalagi kalau aku tinggal dinas berha…

Turut Berduka Cita, atas Jatuhnya Pesawat JT610

Mendengar berita tersebut kemarin, lalu mendapat beberapa terusan kabar melalui WA group kemarin yang memberitakan bahwa banyak penumpang ASN/PNS yang menjadi korban, menjadikanku teringat pada waktu aku dulu menjadi ASN/PNS.Tuntutan pekerjaan membuatku cukup sering dinas ke luar kota menggunakan moda transportasi pesawat terbang. Seringkali aku juga mengejar penerbangan pertama. Walau standar anggaran penerbangan dinas PNS cukup untuk menggunakan maskapai G* namun terkadang penerbangan pertama tidak tersedia oleh maskapai tersebut. Maskapai LCC swasta seperti Li*n Air pun terkadang menjadi satu-satunya pilihan.Terkadang sebelum subuh sudah berangkat menuju bandara demi mengejar penerbangan pertama. Supaya dapat sampai di kota tujuan pagi hari dan langsung dapat beraktivitas sesuai tugas yang sudah direncanakan. Bagi aku yang seorang Ibu lebih baik berangkat pagi dini hari daripada sehari sebelumnya (jika memungkinkan) untuk pergi dinas dengan penerbangan pertama. Supaya waktu bersama…

Kembali Memelihara Kelinci

Aku adalah seorang yang cukup senang dengan binatang. Ketika kecil aku pernah memelihara kucing, karena ayahku suka sekali memelihara kucing kecil. Sudah banyak sekali jenis binatang peliharaan yang pernah aku pelihara. Mulai dari kucing, anjing, burung, kelinci, marmut, keong, ikan dan kura-kura. Aku juga suka mengamati binatang di habitatnya. Berhubung aku mempunyai halaman yang luas, banyak sekali binatang atau pun serangga yang dapat diamati. Aku lebih suka melihat binatang bebas di alam habitatnya daripada terkurung di sangkarnya.Dari sekian banyak binatang peliharaan yang pernah ku pelihara, ada satu jenis binatang yang aku paling suka. Aku paling lama pernah memelihara kelinci hingga kelincinya berusia 7 tahun. Aku sangat suka dengan kelinci. Selain karena makanannya mudah (aku tinggal memetik daun-daunan), bulunya halus dan enak dielus-elus. Bahkan usia pernikahanku pun masih kalah dengan kebersamaanku bersama kelinciku ini.Halaman rumahku dulu cukup luas, sehingga kelinciku d…

Meluncur Menyeberangi Jurang sedalam 70 Meter

Entah sudah berapa kali kakak meminta untuk dapat naik flying fox. Aku pun berusaha untuk menurutinya. Anakku yang satu ini memang pemberani. Tidak takut dengan ketinggian. Flying fox indoor sudah sering sekali dilakukannya. Namun ketinggiannya memang hanya segitu saja. Serta feel yang didapat tentunya berbeda dengan flying fox langsung di alam yang sebenarnya.
Anakku tertarik ingin naik flying fox karena menonton serial kartun Diego dan Dora the explorer. Pada kartun tersebut Diego diperlihatkan sering sekali keluar masuk hutan dengan cara naik flying fox. Diego diceritakan merupakan seorang penjaga hutan dan sering menolong para binatang yang kesusahan dan membutuhkan pertolongan.Kami sekeluarga sebenarnya cukup sering berpergian ke wisata alam yang banyak menawarkam wahana flying fox. Namun ada saja kendalanya. Yang kakak masih pulas tidur di mobil ketika sampai di tempat wisata tersebut. Atau wahana flying foxnya sedang dalam perbaikan. Atau masih terlalu kecil sehingga tidak diper…

Satu Sakit Seluruh Isi Rumah Ikut Sakit

Kakak tiba-tiba demam lalu berlanjut batuk serta pilek. Demamnya lumayan tinggi hingga 39,9 derajat celcius. Untungnya hanya 1-2 malam, setelah itu turun, tidak demam lagi. Kakak cukup kooperatif untuk minum obat dan dikompres kepalanya. Berbeda dengan adiknya yang agak sulit untuk minum obat.Ketika demam, akhirnya kami berpisah kamar, supaya adiknya tidak ketularan. Papa bersama kakak dan aku bersama adik. Setelah demam kakak turun tinggal batuknya saja, kembali tidur bersama-sama. Nah, inilah salah satu kesalahannya, setelah kami satu kamar disaat kakak masih batuk-batuk, satu persatu kami pun menjadi sakit. Adik ikutan demam 1 malam juga hingga 38,5 derajag celcius. Aku pun dan papa juga mulai merasa tidak enak untuk menelan. Badanku juga mulai greges dan mulai menjadi bengek. Padahal semenjak kakak demam di awal-awal, kami sudah berusaha untuk meningkatkan pertahanan diri dengan minum vitamin dan peningkat daya tahan tubuh. Lalu aku pun juga memotong bawang merah dan diletakkan di…

Adek Bisa Minum Obat

Ketika anak sakit, akan menjadi PR banget untuk mamanya jika si anak tidak mau minum obat. Aku termasuk penganut yang kalau bisa tanpa obat, ya gak usah diminumin obat jika sakit. Sakit itu sebenarnya tanda bahwa tubuh kita sedang lemah pertahanannya dan butuh banyak istirahat. Dengan istirahat yang cukup dan asupan makanan bergizi sakit pun bisa segera hilang.InsyaAllah jika hanya panas, pilek, batuk maka aku biasanya tidak memaksakan anak untuk minum obat. Karena *upaya* untuk bisa obat itu terminum dengan baik dan benar itu, merupakan suatu proses yang cukup melelahkan.  Termasuk vitamin, segala sesuatu yg diminumkan dari pipet atau sendok obat itu, anakku sulit sekali. Butuh 2 orang untik memegangi dan supaya obat itu masuk, maka perlu dipaksa, dicekoki macam di film-film itu. Hadeuh, melihatnya membuat hati ini terasa, kok mesti begini banget ya. Padahal obatnya atau vitaminnya juga manis. Namun akhirnya sampailah pada suatu ketika ada obat yang harus diminumkan, karena ternyata …

Kantor Pos Mungil Baru di Kompleks Rumahku

Walaupun saat ini sudah memasuki era digital, namun keberadaan kantor pos tetap dibutuhkan. Contohnya, aku masih membutuhkan jasa kantor pos untuk mengirimkan dokumen asli atau pun barang. Apalagi bagi seorang yang berbisnis online mengirimkan barang dagangan juga dapat membutuhkan jasa layanan pos. Aku dulu termasuk salah satu penggemar hobby filateli. Jika ada peluncuran perangko bertema khusus dan sampul hari pertama pasti akan kudatangi kantor pos besar pusat utama di daerah Jakarta Pusat sana atau di Kantor Pos Besar Bekasi. Sebelah sekolah SMPku pun kantor pos walaupun tidak besar. Jadi semenjak kecil aku sudah terbiasa keluar masuk kantor pos, apalagi aku juga hobby bersahabat pena baik dengan sahapat pena dari dalam maupun luar negeri. Segala benda pos aku kukoleksi termasuk kartu pos. Semua masih tersimpan rapi hingga ada 3 album besar. Depan rumah kakakku yang juga satu kompleks denganku mengubah garasinya menjadi sebuah kantor pos kecil. Aku pun penasaran. Hingga akhirnya s…

Layanan Pelanggan (Customer Service)

Beberapa hari lalu aku mendatangi layanan customer service provider jaringan telepon. Ada beberapa hal yang membuatku sebagai pelanggan merasa "wow" dengan provider ini. Sebut saja providernya Te*****el. Aku pernah beberapa kali mendatangi tempat ini. Cukup bagus dan nyaman. Namun antriannya panjang sekali. Fiuh. Sistem antriannya pun bagus. Mereka akan sms kita. Jadi bisa ditinggal untuk berkeliling ke toko-toko di sebelahnya. Namun ada yang berbeda pada kunjunganku kali ini. Ternyata begitu aku masuk terlihat di sudut kiri ada playground anak-anak. Lalu ada juga disediakan minuman. Layout ruangannya berubah total. Tempat pelayanan nasabah dengan customer service yang biasanya standart berupa meja diatasnya terdapat komputer dengan kursi kaku berhadapan, kali ini diubah menjadi meja kaca lingkar kecil dan empat tempat duduk nyaman seperti tempat duduk dan meja di cafe kopi. Aura dan suasana yang sampai kepada para pelanggan pun yang biasanya datang ke customer service memba…

Bertemu Teman Lama (Sohib Kuliah)

Akhirnya bisa juga ketemuan dengan satu sohibku semasa kuliah ini. Susaaaah banget deh diajak ketemuan, sibuk banget si mba yang satu ini. Terakhir ketemu sepertinya ketika menengok krucilku yang pertama. Sedangkan krucilku yang pertama ini sudah menginjak bangku prasekolah. Usia setelah kepala 3 itu benar-benar berasa menjadi dewasa muda. Tua belum tapi sudah gak muda lagi. Umur boleh kepala 3 lebih banyak, namun rasa dan semangat masih 20an hehehe.Waktu yang hanya beberapa jam itu tidak cukup rasanya untuk menuntaskan rasa dan bertukar cerita selama terpisah jarak dan waktu. Karena bertemu langsung serta via online itu beda rasanya. Semoga disela-sela kesibukan kita semua, masih sempat untuk merajut kembali silahturahmi yang sudah terjalin bertahun-tahun lamanya. Karena online itu beda dengan offline.#ODOP #onedayonepost #44thpost