Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dunia Blog

Hidup di Perantauan (Part 2)

Pada artikel sebelumnya Hidup di Perantauan (Part 1), aku sudah sharing 2 tips ala diriku Angrumaoshi cara bertahan hidup di Perantauan. Masih mau merantau? Sudah siapkah merantau? Berikut aku tulis ulang ya keseluruhan tips supaya teman-teman tidak terlupa. 5 Tips Cara Bertahan Hidup di Perantauan Ala Angrumaoshi. Make a  friend (Perbanyak kenalan). Prepare your savings (Siapkan dana darurat). Know your new place (Kenali daerahmu). Less Goods is Good (Perhatikan efisiensi dan efektifitas barang yang dimiliki). Learn the Language (Belajar bahasa lokal).  3. Know your place (Kenali Daerahmu) Via Google Maps dan Google Earth Di era digital seperti ini, sangat terbantu ya untuk mengenal daerah tujuan rantau kita, bahkan sebelum kita menginjakkan kaki disana. Kita dapat memanfaatkan google maps termasuk juga google earth. Kita dapat melihat-lihat situasi secara real di lokasi daerah rumah tempat kita tinggal di perantauan.  Begitu pula kita dapat melihat fasilitas umum terdekat seperti rum

Angrumaoshi.com, Tempatmu Bercerita Kehidupan

Aku rutin menulis itu, dimulai 3 tahun yang lalu. Bukan menulis laporan atau riset di kala bekerja, namun menulis tentang apa yang ada di pikiranku tentang kehidupan di sekitarku. Tentang pikiran orang-orang memandang kehidupannya. Kutuangkan semua di blog aku, angrumaoshi.com. Tempatmu bercerita kehidupan, disitulah aku menyimak dan menuangkannya ke dalam tulisan penuh makna, -angrumaoshi.com- Hidup di Perantauan   Tahun 2017, aku pindah ke Semarang. Di Semarang ini bisa dibilang aku tidak punya kenalan siapa pun. Aku ikut merantau ke kota lumpia ini bersama suamiku, karena Suamiku dipindahtugaskan di kota ini. Aku pun melepas kehidupanku di Jakarta meninggalkan semua teman-temanku di sana dan bisa dibilang aku memulai hidup baru disini memulai dari nol.  Peran ku pun berubah dari yang sebelumnya seorang working mom suka lembur dan terbang ke sana ke mari menjadi seorang full time stay at home mom dengan dua anak yang masih berusia dibawah 3 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana perubahan

Darurat Literasi Digital di Indonesia

Literasi Digital adalah kemampuan dasar mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang terhubung dengan dunia maya, - Angrumaoshi - Sumber : www.pixabay.com Pengertian Literasi Digital Pernah dengar Literasi Digital? Jujur, aku pernah mendengarnya namun belum paham 100%. Kalau literasi keuangan/finansial dan literasi baca tulis sudah cukup sering ya mendengarnya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Literasi Digital, aku mau mengutip terlebih dahulu mengenai pengertian dari literasi yang disebutkan di wikipedia. “ Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. ” Nah ternyata, literasi itu ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah literasi digital. Tetapi apa saja sih jenis-jenis literasi itu, berikut jenis litera

Harapanku Bergabung Squad Blogger ODOP

Blogger Squad ODOP itu apa ya? Aku ceritakan dulu komunitas ODOP ya. Komunitas One Day One Post atau biasa disebut ODOP ini, komunitas tempat berkumpulnya orang-orang yang suka menuangkan rasa dengan tulisan.  Untuk dapat bergabung butuh perjuangan loh, salah satunya mengikuti kelas via wag dan mengerjakan tugasnya.  Kalau absen mengerjakan tugas, otomatis gugur dan tidak bisa deh menjadi anggota komunitas One Day One Post ini. Setelah lulus dan bergabung menjadi anggota komunitas One Day One Post (ODOP) ini, ditawarkan kepada para anggotanya pendalaman materi sesuai dengan minatnya. Jadi dapat dikatakan pada komunitas ODOP ini ada beberapa kelas kecilnya lagi didalamnya, sesuai dengan passion yang lebih mengerucut.  Berhubung banyak blogger yang tergabung pada komunitas ODOP ini dan banyak juga yang masih newbie dan ingin mengenal lebih dalam tentang dunia blog, maka dibentuklah Blogger Squad ODOP di tahun 2020 ini.  Kalau aku sih jelas punya harapan awal yang besar saat mengikuti Blo

Terima Kasih Squad Blogger ODOP

Entah kata apa yang dapat kuucapkan kepada seluruh anggota Squad Blogger ODOP.  Naik turun semangat selama mengikuti kelas ini selalu dapat terpacu dengan adanya teman-teman semua.  Tugas yang nampak mudah namun sulit untuk dikerjakan.  Pentingnya prioritas serta menjunjung tinggi komitmen awal saat ikut ambil bagian menjadi Squad Blogger ODOP selalu kuingat.  Semangat teman-teman member Squad Blogger ODOP benar-benar menular.  Aku awalnya sempat kurang semangat karena merasa tertinggal dengan tingkat literasi digitalku di dunia blog masih jauhlah jika dibandingkan para blogger senior di Squad Blogger ODOP.  Namun ternyata para member Squad Blogger ODOP ini benar-benar baik hati, tidak sombong dan suka menolong serta sabar.  Aku pun menjadi terpacu dan tidak malu bertanya apa pun di kelas ini, termasuk untuk pertanyaan yang sangat mudah sekalipun.  Aku hanya dapat mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas segala sharing ilmu , atas segala jawaban atas pertanyaan-pertanyaanku seputar

Blogger Squad ODOP yang Baru?

Tak terasa kelas Blogger Squad ODOP angkatan perdana 2020 ini akan berakhir.  Tak rela rasanya jika kelas ini harus selesai.  Masih banyak ilmu yang bisa kugali dan saling berbagi di kelas ini.  Kebersamaan selama ini tak rela jika harus hilang dengan berakhirnya kelas ini.  Apakah kelas Blogger Squad ODOP ini akan diadakan lagi? Apakah benar-benar akan berakhir?  Aku masih berharap jika kelas Blogger Squad ODOP ini tidak akan pernah berakhir selamanya.  Namun setiap ada pertemuan disitu pasti ada akhir. Begitu pula kelas Blogger Squad ODOP ini.  Harapanku hanya, jika kelak akan ada lagi kelas Blogger Squad ODOP ini, para alumni dapat bergabung kembali sehingga anggota Blogger Squad ODOP semakin banyak, besar dan berkualitas.  Harapan lainnya, semoga tali silahturahmi yang telah terjalin erat selama bersama-sama di kelas Blogger Squad ODOP tidak akan terputus dan selalu awet hingga masa-masa selanjutnya.  Baca juga :  Harapanku dulu ketika awal bergabung Squad Blogger ODOP

Ilmu Ngeblog dari Squad Blogger ODOP

  Ternyata setelah aku mengikuti kelas Blogger Squad ODOP ini selama beberapa bulan, banyak sekali ilmu yang aku dapatkan. Aku benar-benar merasa seperti remah rengginang di dunia tulis menulis khususnya dunia blog dan sosmed.  Mengapa sosmed aku kusebut juga karena blog dan sosmed itu bagaikan saudara yang saling mendukung dan memerlukan satu dengan yang lainnya.  Sosmed dan blog bisa saja saling berdiri sendiri dan tak berhubungan namun rugilah kalau blog tidak disinergikan dengan sosmed. Beberapa ilmu yang aku dapatkan antara lain: 1. Sosmed dan Blog harus saling mendukung. Sosmed ibarat sarana kita untuk mempublikasikan artikel/postingan terbaru di blog kita.  2. Tips menaikkan DA dan PA Ternyata ada banyak jalan menuju DA dan PA tinggi (secara organik ya). Tipsnya dibahas tuntas dan mesti dikerjakan sebagai tugas. Penasaran gak DA PA blog ini naik berapa?  3. Tips untuk memonitor dan menganalisa blog kamu via Google Analytics (GA) dan Google Search Console (GSC). Melal

Sharing Knowledge Internet Positif, Internet Sehat dari Biznet Semarang

Pagi ini, setelah mengantar kakak sekolah, ada acara lagi loh dari Ibu Profesional Semarang. Setelah minggu lalu, belajar merajut. Kali ini akan ada sharing tentang Internet Positif, Internet Sehat dari #Biznet Semarang. Lumayan nih ilmunya buat kita ibu-ibu melek sedikit tentang bagaimana Internet Positif dan Sehat itu. Di agenda kedua ada sharing ilmu tentang flash blogging. Pas banget buat aku yang masih meraba-raba tentang dunia blog ini. Sayangnya aku duluan pulangnya sehingga gak kebagian yang agenda keduanya. Sekilas kuringkaskan materi tentang Internet Positif, Internet Sehat, antara lain yang patut diingat adalah sebagai berikut: Internet saat ini Internet ternyata sudah sedekat itu ya dengan dunia pendidikan kita. Dimanfaatkan mulai dari meminta murid untuk mencari jawaban di internet sehingga murid tidak satu arah saja mendapatkan jawaban dari guru. Namun juga diajak aktif mencari. Workshop/seminar dan materi literasi digital untuk murid juga sudah banyak disel

Ilmu Menulis dari Pakarnya Mojok.com (Blogger Agus Mulyadi)

Kali ini aku berkesempatan hadir di acara ulang tahun Gandjel Rel (Komunitas Blogger Semarang) yang ke-4 dan kedatangan tamu istimewa Editor dari mojok.com. Aku sebenarnya mengetahui tentang mojok.com itu dari suamiku. Suamiku itu betah dan suka senyum-senyum sendiri di depan layar hpnya, ternyata membaca mojok.com ini. Akhirnya, aku ingat betul disuruh baca satu artikel yang berkisah tentang mobil pertama yang dibeli saat susah, sangat detail, walau panjang sangat menghibur. Khasnya mojok.com ternyata ya kelucuan seperti itu. Kebetulan banget ternyata editornya Mas Agus Mulyadi diundang jadi narasumber di acara ultah Gandjel, langsung kosongkan jadwal deh. Kapan lagi dapat ilmu dari doi. Apalagi aku newbie di dunia tulis menulis ini walau umurku udah banyak. Langsung aja nih ringkasan ilmu yang dibagikan yang sempat kucatat dan kugarisbawah Ide tulisan itu bisa datang dari kehidupan sehari-hari. Kemana pergi, selalu memfoto kejadian yang biasa namun menarik untuk dituliskan.

Viva and Bravo ODOP, 'Till we meet again

Posting kali ini dipersembahkan kepada komunitas One Day One Post Batch 6 special teruntuk para penanggung jawab (PJ) kelas Pulau Natuna. Jujur baru kali ini ikut kelas online tentang menulis, gratis pula namun kualitas sharing ilmunya dapet banget. Konsistensi para PJ juga aku salut banget, patut diacungin jempol semuanya. Kalau kita belum ngumpulin, ditagih terus. Lalu jika kita ada pertanyaan walau yang teramat simple khususnya bagi aku yang baru mengenal dunia tulis menulis dan baru kali ini membuat blog, dengan sabar dijawab dengan runtut. Sistematika materi sharing dari para narasumber, blogwalking, bedah tulisan hingga 1 jam lebih dekat dengan para pengurus komunitas dan peserta juga bagus. Tak terasa waktu kebersamaan selama 2 bulan ini hampir habis. Yeay, semoga lulus. So bisa lanjut ke kelas penjurusan fiksi atau non fiksi. Akhir kata selain ucapan terima kasih, hanya doa saja yang bisa kusampaikan semoga ketulusan para pije yang ikhlas dan tanpa pamrih ini menebar ilmu m