Langsung ke konten utama

Branding via Digital Marketing

Pentingnya Branding Mungkin masih banyak diantara kita yang tidak peduli dengan brand atau merek.  Khususnya bagi mereka yang berpikir bahwa yang penting aku jualan barang atau jasa yang memuaskan pelanggan itu sudah cukup. Nama brand atau merek itu nggak penting deh urusan belakangan. Apalagi ngurusin brand atau merek itu biasanya butuhkan uang yang tidak sedikit dan juga waktu. Benarkah merek atau brand itu nggak penting?  Aku mau cerita salah satu kisah temanku yang mempunyai bisnis rumahan membuat kue. Temanku ini adalah teman mantan satu kantorku di Jakarta yang suka sekali memasak kue.  Sebelum dia resign dari kantornya dia sudah memulai bisnis kuenya ini dari rumah. Pelanggannya rata-rata adalah teman-teman kantornya, teman-teman sekolahnya teman-teman kuliah, kolega kantor dari suaminya. Jadi bisa dibilang pemasarannya itu lewat WhatsApp status dan WhatsApp Group serta dukungan suaminya tentunya. Lalu dia memantapkan hati meninggalkan pekerjaan kantoran nya dan akan fokus di bi

5 Kebiasaan Menyenangkan Saat Ramadhan di Masa Pandemi

Ramadan telah tiba. Tak terasa kita sudah akan memasuki 10 hari terakhir Ramadan ini.

Kebiasaanmu di bulan Ramadan kali ini apakah masih sama atau berbeda dengan Ramadan-Ramadan sebelumnya?

Apakah ada perbedaan signifikan Ramadan di tahun kedua pandemi ini dibandingkan dengan Ramadhanmu di tahun-tahun sebelumnya ketika tidak ada pandemi Covid-19 ini?

Puasa saat pandemi sudah memasuki tahun kedua. Sedikit banyak merubah kebiasaan dan rutinitasku saat berpuasa. 

Bukan hanya sekedar protokol kesehatan saja yang berubah namun ada beberapa hal lainnya. 

5 Kebiasaan Menyenangkan saat Ramadhan Selama Pandemi:

  • Ngabuburit Mencari Takjil
Di masa pandemi ini, aku benar-benar menjaga jarak dan meminimalisir pertemuan dengan teman-teman. 

Jika dulu aku terbiasa ngabuburit di luar rumah, berjalan-jalan di mall sambil berbelanja memanfaatkan diskon menjelang lebaran. 

Ramadhan kali ini aku benar-benar menjauhi Mall. Belanja pun juga aku kurangi karena sejak pandemi jarang di rumah maka kebutuhan untuk baju pergi pun berkurang dengan sendirinya. 

Ngabuburit saat pandemi kuisi dengan mencari takjil atau membuat takjil sendiri di rumah. 

Aku biasanya akan keluar rumah menjelang magrib untuk membeli es tebu/degan/es buah beserta gorengan/cakwe/roti goreng. Sesekali aku pun juga membeli lauk untuk berbuka puasa di rumah. 

Walau banyak yang tidak memakai masker, aku selalu disiplin memakai masker ketika keluar rumah untuk membeli takjil dan memilih penjual yang relatif sepi pembeli.

  • Olah Raga Setelah Subuh
Ramadhan tahun ini baru 2 kali saja aku melanjutkan tidur setelah subuh. Biasanya setelah subuh aku langsung melakukan rutinitas pagiku yang sebelumnya jarang sekali aku lakukan jika tidak berpuasa. 

Rutinitas pagiku adalah berjalan kaki di seputar kompleks hingga ribuan langkah sambil melihat sunrise di taman kompleks. Kadang-kadang aku juga lanjutkan dengan berenang 30 menit.


Olah-Raga-Saat-Berpuasa
Olah Raga Saat Berpuasa

Selain taman dan kolam renang juga ada danau buatan. Jika aku beruntung, aku dapat melihat burung-burung bangau kecil putih atau burung kuntul biasa disini orang-orang menyebutnya beterbangan di atas danau sambil mencari ikan. 

Rutinitas pagi ini memegang peranan penting bagi moodku hingga akhir hari. Jarang sekali bisa aku lakukan di luar bulan Ramadhan, karena aku tidak sepagi saat Ramadhan bangunnya. 

Biasanya setelah bangun pagi sudah banyak sederet aktivitas yang menunggu untuk ditunaikan, tidak sempat lagi aku melaksanakan rutinitas pagiku itu.

Semoga setelah Ramadhan usai, rutinitasku yang satu ini juga bisa tetap aku lakukan. 

  • Berwisata Sambil Berpuasa

Jika banyak orang memilih untuk mengurangi aktivitasnya saat puasa, aku sekeluarga justru berwisata sambil berpuasa. 

Biasanya tempat wisata sepi saat berpuasa khususnya di siang hari dan itulah tujuan kami. Protokol kesehatan lebih terjaga dan kerumunan orang pun cenderung sedikit. 

Memang rasa haus dan lapar mendera apalagi anak kami tidak berpuasa karena masih balita, maka jadwal makan siang pun tetap berjalan untuk mereka. Bahkan tak jarang harus siap sedia menggendong jika mereka lelah. 

Namun tidak apa-apa, itu semua bukan halangan untuk tetap berpuasa saat berwisata. Jika sudah niat pasti puasa akan terjaga hingga waktu berbuka tiba.

  • Berbuka Puasa di Rumah
Walau kami berwisata saat berpuasa, ketika tiba waktu berbuka puasa, sebisa mungkin sudah berada di rumah. Kami sangat menghindari berbuka puasa di luar rumah karena pasti sangat ramai di tempat makan mana pun.

Jikalau masih di jalan, maka kami akan berbuka puasa di mobil saja dengan takjil. Jika rumah masih jauh, maka selepas isya baru kami akan mencari rumah makan untuk berbuka puasa dengan makanan berat.

Namun, jika sudah dekat rumah maka biasanya kami akan membeli makanan untuk dimakan di rumah. Intinya saat berbuka puasa itu di rumah saat pandemi seperti ini. 

Buka puasa bersama teman atau kolega tentunya hanya tinggal kenangan. Yang ada saat ini adalah buka puasa bersama keluarga setiap harinya di rumah. 

Rutinitas yang selalu kurindukan sebelumnya. 

Aku pernah berada pada masa ketika agenda buka puasa bersama itu banyak sekali, baik dengan teman sekolah, teman kuliah, keluarga besar, 1 team kantor, 1 divisi kantor, seluruh pegawai kantor, klien-klien kantor, sahabat dan lain sebagainya.

Jika tidak ada agenda buka bersama seringnya aku sampai rumah sudah isya. Magrib selalu saja masih berada di jalan. Macetnya jalanan saat pulang kantor sebelum magrib benar- benar menyiksa. Semuanya berlomba ingin cepat sampai di rumah sebelum magrib berkumandang.

Untungnya masa itu telah lewat. Pandemi turut serta mengurangi kemacetan saat jam pulang kantor menjelang magrib karena masih banyak yang memberlakukan work from home dan tentunya tidak ada agenda buka puasa bersama.

  • Timbangan Badan Turun

Kalau rutinitas yang satu ini tidak berubah setiap tahunnya. Timbanganku selalu turun saat Ramadhan namun setelah memasuki Syawal mulai meroket naik. 

Begitu terus siklus yang terjadi hingga bertemu Ramadhan kembali. Harapanku semoga selepas Ramadhan tidak perlu meroket naik lagi ya timbangan berat badanku 🙂.

Kalau kebiasaanmu saat Ramadhan di masa pandemi seperti apa? Yuk bagi ceritamu di kolom komentar.

Komentar

  1. Saya juga timbangan turun Mbak selama Ramadhan, tapi naik lagi pas lebaran. Apa lagi saudara-saudara ngajakin masak-masak terus. Hehehe

    BalasHapus
  2. Yang nggak berubah adalah berburu takjil untuk berbuka puasa. Tapi sekarang lebih banyak berburu takjil gratis di masjid-masjid terdekat. Hehe

    BalasHapus
  3. Yang nggak berubah adalah berburu takjil untuk berbuka puasa. Tapi sekarang lebih banyak berburu takjil gratis di masjid-masjid terdekat. Hehe

    BalasHapus
  4. Wah menarik sekali di kompleks ada kolam renang nya ya mbak? Enak nya bisa olahraga. Aku hampir 2 th ga olahraga nih. Eh malah 3th sejak hamil dan menyusui. Maklum msh belum bisa jauh2 dari balita yg masih nyusu kuat. Hoho. Kudu sabar supaya nanti bisa olahraga dan diet

    BalasHapus
  5. Wah yang timbangan badan turun related banget mba.. biasanya siang2 turun banget sampai 4kg, pas buka puasa.... naik lagi! Wkwkwk

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Mpo tidak pernah turun saat ramadan dan saat lebaran tambah naik karena mpo kebanyakan makan

    BalasHapus
  8. hahah timbang badan? ngaruh gak sih pas puasa. Tapi kalau turun pastinya sementara. Lebaran naik lagi haha..

    BalasHapus
  9. Aku jarang sih kalau berwisata, lebih banyaknya mager sih, hehehe
    Kalau setelah subuh di daerah aku tuh rutin jalan santai situ rame2. Jadi kerasan seruannya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Darurat Literasi Digital di Indonesia

Literasi Digital adalah kemampuan dasar mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang terhubung dengan dunia maya, - Angrumaoshi - Sumber : www.pixabay.com Pengertian Literasi Digital Pernah dengar Literasi Digital? Jujur, aku pernah mendengarnya namun belum paham 100%. Kalau literasi keuangan/finansial dan literasi baca tulis sudah cukup sering ya mendengarnya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Literasi Digital, aku mau mengutip terlebih dahulu mengenai pengertian dari literasi yang disebutkan di wikipedia. “ Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. ” Nah ternyata, literasi itu ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah literasi digital. Tetapi apa saja sih jenis-jenis literasi itu, berikut jenis litera

Perawatan Wajah di ZAP Clinic saat Pandemi

ZAP Clinic Review Aku sudah lama sekali tidak perawatan wajah selama pandemi, baik itu ke salon atau ke klinik. Aku membayangkan harus membuka masker saja, sudah membuatku urung untuk melakukan perawatan wajah di luar rumah.  Namun ada saatnya perawatan wajah tidak dapat dilakukan di rumah saja.  Ini pertama kalinya aku mencoba di ZAP Clinic. Letaknya yang dekat dengan food court di lantai 2 Grand Galaxy Park ini, sangat strategis sehingga membuatku sudah sering sebenarnya melewatinya, namun belum kesampaian untuk mencobanya sebelumnya.  ZAP Clinic Grand Galaxy Park  Akhirnya walau masih pandemi aku memberanikan diri untuk treatment wajahku di ZAP Clinic Grand Galaxy Park (GGP) Bekasi. Mall yang tidak begitu ramai dan juga protokol kesehatan di ZAP Clinic yang sangat terjaga. Kebayang gak, pakai masker tapi ditreatment wajahnya, bisa loh ternyata. ZAP Clinic Ruang Treatment Tips dan Alur Perawatan di ZAP CLinic Booking Jadwal Sebaiknya kamu booking dulu nih, Jangan langsung go show khu

Hidup di Perantauan (Part 2)

Pada artikel sebelumnya Hidup di Perantauan (Part 1) , aku sudah sharing 2 tips ala diriku Angrumaoshi cara bertahan hidup di Perantauan. Masih mau merantau? Sudah siapkah merantau? Berikut aku tulis ulang ya keseluruhan tips supaya teman-teman tidak terlupa. 5 Tips Cara Bertahan Hidup di Perantauan Ala Angrumaoshi. Make a  friend (Perbanyak kenalan). Prepare your savings (Siapkan dana darurat). Know your new place (Kenali daerahmu). Less Goods is Good (Perhatikan efisiensi dan efektifitas barang yang dimiliki). Learn the Language (Belajar bahasa lokal). 3. Know your place (Kenali Daerahmu) Via Google Maps dan Google Earth Di era digital seperti ini, sangat terbantu ya untuk mengenal daerah tujuan rantau kita, bahkan sebelum kita menginjakkan kaki disana. Kita dapat memanfaatkan google maps termasuk juga google earth. Kita dapat melihat-lihat situasi secara real di lokasi daerah rumah tempat kita tinggal di perantauan.  Begitu pula kita dapat melihat fasilitas umum terdekat seperti rum

Akhirnya, Berani Berwisata Lagi (Air Terjun Klenting Kuning) di Kabupaten Semarang

  Awal Mula Berwisata Kembali Sudah beberapa bulan ini sejak Februari 2020, aku dan keluarga berada di rumah saja. Sudah penat rasanya. Ingin rasanya berjalan-jalan berwisata seperti yang sering kami lakukan saat akhir pekan.  Sekarang sudah masuk bulan September 2020, jadi sudah 6 bulan. Waktu yang terasa sangat lama. Kami benar-benar tidak pergi keluar kota bahkan ke mall pun tidak. Anak-anak pun benar-benar di rumah saja. Sekolah juga hanya via daring.  Ayahnya sebenarnya sudah kerap kali mengajak kami untuk berwisata. Wisata yang pada akhirnya hanya berputar-putar saja keliling kota atau ke kota sebelah namun benar-benar tidak turun dari kendaraan. Fiuh apa asyiknya seperti itu. Semangat kami langsung ciut ketika mendapati penuhnya parkiran tempat-tempat wisata tersebut dan banyaknya orang-orang berlalu lalang tanpa masker.  Tetapi akhirnya hari minggu kemarin 6 September 2020, sang ayah kembali mengajak kami keluar rumah. Aku pun sudah pesimis saja, pasti hanya berputar-putar saja

Angrumaoshi.com, Tempatmu Bercerita Kehidupan

Aku rutin menulis itu, dimulai 3 tahun yang lalu. Bukan menulis laporan atau riset di kala bekerja, namun menulis tentang apa yang ada di pikiranku tentang kehidupan di sekitarku. Tentang pikiran orang-orang memandang kehidupannya. Kutuangkan semua di blog aku, angrumaoshi.com. Tempatmu bercerita kehidupan, disitulah aku menyimak dan menuangkannya ke dalam tulisan penuh makna, -angrumaoshi.com- Hidup di Perantauan   Tahun 2017, aku pindah ke Semarang. Di Semarang ini bisa dibilang aku tidak punya kenalan siapa pun. Aku ikut merantau ke kota lumpia ini bersama suamiku, karena Suamiku dipindahtugaskan di kota ini. Aku pun melepas kehidupanku di Jakarta meninggalkan semua teman-temanku di sana dan bisa dibilang aku memulai hidup baru disini memulai dari nol.  Peran ku pun berubah dari yang sebelumnya seorang working mom suka lembur dan terbang ke sana ke mari menjadi seorang full time stay at home mom dengan dua anak yang masih berusia dibawah 3 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana perubahan

Selamat Datang Vaksin Virus Corona untuk Indonesia

Andaikan vaksin virus corona telah tersedia jauh-jauh hari, tentunya kita tidak akan pusing dan merasa takut yang berlebihan dengan corona seperti setahun terakhir ini. Untungnya banyak negara dan perusahaan farmasi berlomba-lomba dan giat untuk menciptakan vaksin untuk covid-19.  Sudah banyak nama-nama vaksin covid-19 yang siap beredar disebutkan pada berita seperti   vaksin moderna , vaksin Bio Farma (Persero), vaksin Astra Zeneca-Oxford, vaksin Sinopharm, vaksin Pfizer-BioNTech, dan vaksin Sinovac. Indonesia pun akan menggunakan keenam jenis merk vaksin ini. Bahkan vaksin Sinovac sudah datang masuk ke Indonesia pada tanggal 6 Desember 2020. Tiap-tiap vaksin mempunyai harga yang berbeda-beda. Begitupun dengan efek samping yang menyertainya. Bahkan bagi yang memiliki alergi disarankan juga untuk berhati-hati dalam memilih vaksin yang sesuai untuk tubuhnya.  Sumber gambar : www.pixabay.com Tak terasa sudah hampir setahun covid-19 bersama kita. Dalam hitungan hari pun tahun juga

Balada Si Roy, Film Layar Lebar Perdana IDN Pictures

  Jangan percaya terhadap cinta, karena itu akan menjajah hidup kamu! begitu kata Roy. Seorang petualang jiwanya tidak bisa dimiliki, karena dia butuh inspirasi. Kalau jiwanya sudah diikat, berarti dia akan beku dan mati. Baginya, cinta bukan berarti harus menjadi jangkar dalam hidupnya. Balada Si Roy ke Layar Lebar November 2020 lalu, IDN Pictures telah mengumumkan bahwa akan mengangkat Novel lawas Balada Si Roy ke layar lebar sekaligus menjadi proyek perdananya dengan Fajar Nugros sebagai sang sutradara dan Susi Susanti sebagai produsernya. Sumber : IDN Media Bagi generasi milenial atau pun generasi Z tentunya mungkin masih terdengar asing dengan novel yang berjudul Balada Si Roy. Padahal novel Balada Si Roy ini sangat terkenal di masa tahun 80-90an.  Coba deh kamu tanya ke Ibu/Bapak kamu atau tante/om kamu pasti tau tentang kisah Balada Si Roy ini. Novel lawas Balada Si Roy ini merupakan karya dari Gol A Gong yang merupakan nama pena dari  Heri Hendrayana Harris , seorang sastrawan

Tempat Hang Outku di Pringsewu Kota Lama Semarang bersama Blogger Gandjel Rel

Sebenarnya aku sudah tidak asing dengan restoran #pringsewu ini. Pringsewu group ini, restorannya tersebar di sepanjang jalur pantura dan saat ini juga tersebar di sepanjang jalur rest area tol trans jawa. Aku biasa makan di pringsewu rest area atau tegal/pemalang ketika perjalanan semarang-jakarta begitu pula sebaliknya. Namun aku baru mengetahui kalau ada pringsewu juga di kota lama Semarang ini. Pertama kali aku mengetahuinya saat berkunjung ke Sam Pho Kong dan diberikan voucher diskon saat akan meninggalkan lokasi. Aku pun penasaran ingin mencoba. Gayung pun bersambut, tak lama ada undangan dari komunitas keren #GandjelRel yang akan berulang tahun ke4 dirayakan disana. Aku sebagai member baru yang baru join, senang sekali plus dapat menghilangkan rasa penasaranku dengan pringsewu yang di kota lama ini. Aku sebenarnya adalah pendatang di kota lunpia ini dan sudah jatuh cinta dengan kota ini. Kota lama yang apik dengan taman sri gunting untuk foto-foto, di sebelah ge

Narasi dari Papua, Sebuah Sumbangsih Freeport Indonesia kepada Masyarakat Papua

Siapa yang tak kenal dengan PT. Freeport Indonesia. Hampir semua orang mengetahui tentang perusahaan tambang besar di bumi papua Indonesia ini. PT Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan tambang terkemuka di dunia yang melalukan eksplorasi, menambang, dan memproses bijih yang mengandung tembaga, emas, dan perak di daerah dataran tinggi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Indonesia.  Walau hampir semua orang mengetahui PT Freeport Indonesia, namun belum tentu mengetahui tentang kontribusi Freeport baik kepada masyarakat langsung di sekitar lokasi tambang atau pun kontribusi dalam rangka meminimalisir dampaknya terhadap lingkungan.  Berdasarkan sifatnya, kegiatan pertambangan bagaimanapun akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Tapi Freeport Indonesia telah melakukan sesuatu untuk mengurangi dampak tersebut dan memastikan dampak tersebut tidak berlangsung dalam jangka waktu lama. Untuk itu Freeport Indonesia berkomitmen untuk melakukan identifikasi, memahami, mem

Hidup di Perantauan (Part 1)

LIVE THE ADVENTURE Menginjak usia dewasa muda mungkin bahkan remaja akan muncul keinginan merantau ini. Sekolah merantau   ke kota sebelah atau ke negeri tetangga. Entah dilandasi alasan ingin mandiri atau ingin bebas saja tinggal terpisah dari orang tua, rasa ingin berkelana mencoba merasakan dunia baru biasanya menggebu. Bagi yang sudah bekerja juga dapat dihadapkan pada pilihan untuk merantau mengikuti tempatnya bekerja. Bagi pasangan suami istri, merantau juga akan menjadi pengalaman tak terlupakan karena mereka akan sangat mengandalkan satu sama lain di tempat baru dimana tiada sanak saudara ataupun teman. Apapun alasan kamu untuk merantau itu, dapat aku katakan hidup di perantauan itu akan penuh dengan tantangan. Segala sesuatunya baru di matamu. Live The Adventure 🙂. 5 Tips Cara Bertahan Hidup di Perantauan Ala Angrumaoshi.   Make a  friend (Perbanyak kenalan)   Prepare your savings (Siapkan dana darurat) Know your new place (Kenali daerahmu)  Less Goods is Good