Langsung ke konten utama

Angrumaoshi.com, Tempatmu Bercerita Kehidupan

Aku rutin menulis itu, dimulai 3 tahun yang lalu. Bukan menulis laporan atau riset di kala bekerja, namun menulis tentang apa yang ada di pikiranku tentang kehidupan di sekitarku. Tentang pikiran orang-orang memandang kehidupannya. Kutuangkan semua di blog aku, angrumaoshi.com. Tempatmu bercerita kehidupan, disitulah aku menyimak dan menuangkannya ke dalam tulisan penuh makna, -angrumaoshi.com- Hidup di Perantauan   Tahun 2017, aku pindah ke Semarang. Di Semarang ini bisa dibilang aku tidak punya kenalan siapa pun. Aku ikut merantau ke kota lumpia ini bersama suamiku, karena Suamiku dipindahtugaskan di kota ini. Aku pun melepas kehidupanku di Jakarta meninggalkan semua teman-temanku di sana dan bisa dibilang aku memulai hidup baru disini memulai dari nol.  Peran ku pun berubah dari yang sebelumnya seorang working mom suka lembur dan terbang ke sana ke mari menjadi seorang full time stay at home mom dengan dua anak yang masih berusia dibawah 3 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana perubahan

Selamat Datang Vaksin Virus Corona untuk Indonesia

Andaikan vaksin virus corona telah tersedia jauh-jauh hari, tentunya kita tidak akan pusing dan merasa takut yang berlebihan dengan corona seperti setahun terakhir ini.


Untungnya banyak negara dan perusahaan farmasi berlomba-lomba dan giat untuk menciptakan vaksin untuk covid-19. 


Sudah banyak nama-nama vaksin covid-19 yang siap beredar disebutkan pada berita seperti vaksin moderna, vaksin Bio Farma (Persero), vaksin Astra Zeneca-Oxford, vaksin Sinopharm, vaksin Pfizer-BioNTech, dan vaksin Sinovac.


Indonesia pun akan menggunakan keenam jenis merk vaksin ini. Bahkan vaksin Sinovac sudah datang masuk ke Indonesia pada tanggal 6 Desember 2020.


Tiap-tiap vaksin mempunyai harga yang berbeda-beda. Begitupun dengan efek samping yang menyertainya. Bahkan bagi yang memiliki alergi disarankan juga untuk berhati-hati dalam memilih vaksin yang sesuai untuk tubuhnya. 


Sumber gambar : www.pixabay.com


Tak terasa sudah hampir setahun covid-19 bersama kita. Dalam hitungan hari pun tahun juga sudah akan berganti namun covid-19 tetap masih ada di sekitar kita dengan jumlah kasus yang semakin meningkat. 


3M jangan lengah. Tetaplah menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker sebagai suatu protokol kesehatan yang sudah menjadi kebiasaan. 


Awal tahun 2021 yang sudah dalam hitungan jemari, sudah di depan mata, vaksin covid-19 siap akan diberikan kepada masyakarat, termasuk di Indonesia.


Mengutip pidato Bapak Presiden Jokowi pada konferensi pers kemarin (17/12/2020) secara digital menyebutkan bahwa seluruh Warga Negara Indonesia akan menerima vaksin ini secara gratis. (melalui mekanisme BPJS). 


Namun tentunya perlu waktu dan bertahap untuk dapat memberikan vaksin ke ratusan juta penduduk Indonesia. 


Menurut keterangan dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, prioritas pertama penduduk Indonesia yang akan menerima vaksin adalah Garda Terdepan seperti petugas medis, paramedis contact tracing, TNI/Polri, dan aparat hukum. 


Lalu dilanjutkan dengan Tokoh agama atau masyarakat yang dimulai dari perangkat daerah (kecamatan, desa, RT/RW).


Guru atau tenaga pendidik, menjadi kelompok prioritas ketiga diikuti dengan para aparatur pemerintah di tingkat pusat, daerah, dan legislatif di prioritas keempat.


Lalu prioritas kelima dan keenam adalah para peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran dan masyarakat umum peserta BPJS.



Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Corona

Akhirnya, rasa was-was karena corona yang setahun ini menghantui kita, sedikit banyak akan berangsur menghilang seiring dengan dimulainya pemberian vaksin kepada warga Indonesia.


Ah leganya, aku masih ingat dengan jelas bahwa selama setahun belakang ini, amat sangat menghindari untuk datang ke rumah sakit. 


Rasa panik langsung datang ketika mendapati diri atau salah satu keluarga terserang demam/pilek/batuk. Menerka-nerka apakah tertular coronakah?


Haruskah ke dokter? Haruskah datang ke rumah sakit? Bagaimana jika malah tertular disana? 


Selama setahun belakang ini memang frekuensi ke dokter/rumah sakit menurun dengan sangat drastis. Alhamdulillah kami sekeluarga sehat wal afiat. 


Namun walau begitu pernah ada kondisi yang mengharuskan aku ke rumah sakit. Saat itu si kecil terjatuh dengan sangat keras dari sepeda lalu disertai muntah. 


Aku pun ingat salah satu tanda gejala terkena gegar otak adalah muntah setelah mengalami benturan yang keras di kepala.


Aku pun diantara rasa panik dan was-was, antara apakah benar si kecil mengalami gegar otak? Haruskah aku segera menuju UGD rumah sakit untuk memastikannya? Namun kondisi sedang pandemi covid-19, bagaimana jika malah tertular covid-19 disana? Fiuuuh aku benar-benar bingung saat itu. 


Namun akhirnya aku memberanikan diri berangkat ke UGD demi memastikan bahwa anak bungsuku baik-baik saja. Kutepis semua pikiran buruk tentang covid-19. 


Sesampainya disana, anak bungsuku diperiksa dokter tentunya dengan APD lalu menjalani CT Scan. Alhamdulillah tidak ada tampak terjadi gegar otak. 


Walau begitu, tetap diresepkan beberapa obat oleh dokter. Saat itu yang ada di pikiranku adalah bagaimana caranya agar kami dapat segera pulang, tidak berlama-lama di rumah sakit ini. 


Tetapi antrian farmasi banyak sekali. Bagaimana ini? Bisa menunggu lebih dari 1 jam hanya untuk mendapatkan obat. 


Lalu akhirnya aku melihat ada booth Halo Doc dengan warna cerah merahnya di instalasi farmasi. Aku pun bertanya kepada petugas Halo Doc ini. 


Ternyata, antrian obat di farmasi ini dapat diurus oleh petugas Halo Doc di booth tersebut. 


Aku cukup install aplikasi Halo Doc lalu klik-klik. Lalu aku menyerahkan resep dokter yang sudah aku bayar sebelumnya ke petugas Halo Doc tersebut.  


Kemudian petugas Halo Doc tersebut yang akan mengurus resep dan mengantrikan serta mengantarkan obat tersebut ke rumah tanpa biaya melalui kurir ojek online. 


Waw, solusi yang amat sangat membantu sekali untukku. Benar-benar sangat menghemat waktuku dan kami pun dapat segera pulang. 


Sesampainya kami di rumah, aplikasi Halo Doc menginformasikan bahwa obat sedang dalam pengiriman oleh kurir ojek online Bapak A. 


Senang sekali dengan adanya fasilitas ini, kami benar-benar merasa terbantu dan puas. Antrian panjang di farmasi sudah bukan masalah lagi bagi kami ketika selesai konsultasi dokter di rumah sakit tersebut. Karena kami dapat langsung pulang tanpa harus antri untuk mengambil obat lagi. 


Semoga pandemi covid segera berlalu, sehingga tidak perlu ragu atau cemas lagi jika harus ke rumah sakit. 


Termasuk jika harus menghabiskan waktu cukup lama berada di rumah sakit entah itu untuk menunggu antrian dokter/alat/pendaftaran/approval asuransi kesehatan/ambil obat.  


Dengan  banyaknya orang-orang yang sudah divaksin nantinya, apalagi tenaga kesehatan menjadi prioritas pertama, semoga herd immunity juga akan segera terbentuk. 


Yuk kita sambut gembira bahwa vaksin virus corona  telah datang, dan siap diberikan dengan gratis pula. 


Selamat tinggal covid-19 di tahun 2021, selamat tahun baru 2021, semoga tahun 2021 akan menjadi tahun penuh berkah dan rahmat setelah kita semua mengalami tahun yang berat di 2020.


Komentar

  1. Aamiin.
    Tahun baru di awali dengan vaksinn kopit ahh senengnya yaa, mesti gonjang ganjing pro kontra tapi aku mah bersedia di vaksin.
    Semoga kebagian semua masyarakat Indonesia, terutama nakes dahulu .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin setuju. Nakes garda terdepan harus yang utama ya.

      Hapus
    2. Iya dong teh. KIta mah patuh dan ikuti saja kebijakan pemerintah, dan semoga apa pun yang diputuskan itu yang terbaik untuk semuanya.

      Hapus

  2. Selamat datang Vak, usir si Vir biar gak lama-lama nongkie di mari

    BalasHapus
  3. Semoga tahun 2021 menjadi tahun yang lebih baik dan semoga pandemi cepat berakhir di muka bumi.

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah ya di gratiskan. Dan aku baru tau kalau liat bpjs. Yang belum punya harus buat nih.

    BalasHapus
  5. Halodoc adalah aplikasi yang sangat membantu terlebih saat Covid begini. Baik itu utk konsultasi maupun beli obat. tks infonya

    BalasHapus
  6. Terlepas dari kontroversinya, semoga dengan adanya vaksin ini, jadi salah satu ikhtiar untuk bangsa ini menjadi lebih sehat lagi. Aamiin

    BalasHapus
  7. Akhirnya vaksin masuk Indonesia ya
    Selamat tinggal ketakutan, semoga kita bisa berkarya lebih baik pasca pandemi

    BalasHapus
  8. Bagus ya melibatkan banyak pihak untuk mensosialisasikan vaksin corona, karena banyak sekali ketakutan dan keraguan masyarakat diakibatkan info yang kabur.

    BalasHapus
  9. Udah setahun ngerasain keluar rumah was-was minta ampun. Harapanku, adanya vaksin ini bisa jadi solusi bagi penghentian pandemi. Paling engga bisa menambah ketahanan tubuh tiap orang dari Korona ya mba. Thanks ulasannya :)

    BalasHapus
  10. semoga ya vaksin virus corona bisa segera launching dan bisa segera di gunakan. sudah gak sabar ingin segera menjalani kehidupan normal seperti sedia kala

    BalasHapus
  11. Kalau menurut urutan prioritas tersebut berarti aku ke empat nih.. Tak apalah..sabar menanti.. Semoga akan semakin jelas prosedur pemberian vaksin nantinya ya mba .

    BalasHapus
  12. wahh udah ada vaksin corona ya. jujur masih rada was-was sama penggunaan vaksinnya. takutnya ngefek gak bagus gitu ke tubuh. hikz

    BalasHapus
  13. Harapan semua orang di dunia ini bisa hempaskan Corona dengan vaksin. Setidaknya dalam tubuh kita ada kekebalan melawan virusnya.

    BalasHapus
  14. Semoga vaksin segera hadir ya biar aku bs melepas anakku sekolah offline dgn aman dan nyaman.

    BalasHapus
  15. Kabar bahagia ya akhirnya hadir juga vaksinnya, semoga dengan ini bisa mengakhiri pandemi. Dan bersyukur banget selama sedang mengahadapi pandemi terbantu adanya halodoc.

    BalasHapus
  16. Semoga meski vaksin kayanya sudah ada tp masyarakat tetap harus melakukan protokol dgn baik. Karena urutannya lumayan pnjg dan masy Indonesia itu banyak banget. Jadi kudu bersabar dgn taat protokol yaa biar sehat selalu

    BalasHapus
  17. Alhamdulillah ya, mbak akhirnya vaksin Covid ini sudah ada dan bisa digunakan gratis. Tinggal kitanya aja nih yang tetap sabar menjalankan protokol kesehatan sampai dapat giliran menggunakan vaksin tersebut

    BalasHapus
  18. Alhamdulillah banget kalau vaksin covid ini digratiskan yah. Semoga ini menjadikan langkah yang baik untuk memberantas covid. Kita juga teteap menjaga protokol kesehatan dengan 3M. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan selalu aamiin

    BalasHapus
  19. kabar yang bikin lega ya Mba. Alhamdulillah udah datang semoga bisa lekas menyembuhkan penderitanya. Ngebayangin kita melalui masa ketakutan untuk keluar rumah.

    BalasHapus
  20. Kabar gembira banget nih buat masyarakat Indonesia, semoga bisa menjadi ikhtiar untuk memberantas virus COVID-19

    Jadi gak sabar pengin banget cepat mendapatkan vaksinnya

    BalasHapus
  21. Alhamdulillah unya Allah tahun depan semua WNI sudah dapat vaksin Covid 19. Aamiin. :')

    BalasHapus
  22. Walaupun berita vaksin jadi kabar baik menurutku kita ga boleh lengah dalam menerapkan protokol kesehatan sampai seluruh dunia dinyatakan aman dari virus satu ini

    BalasHapus
  23. Alhamdulillah ya vaksinnya sudah ada, biarpun begitu tentu saja kita harus tetap ingat 3M ya. Karena virus belum hilang

    BalasHapus
  24. Mantap.
    Indonesia melangkah ke kehidupan lebih sehat dan new normal.
    Tapi apakah vaksin ini juga sudah digunakan negara-negara lain?
    **agak takut kalau belum ada yang make.

    BalasHapus
  25. Yuk doa yg kenceng utk 2021 indonesia bye copid, kembali silaturahmi dan bangkit menjadi lebih baik utk semua

    BalasHapus
  26. Mudah-mudahan dengan adanya vaksin ini bener-bener membantu masyarakat terutama kelompok yg paling rentan supaya enggak mudah terserang covid dan engga menimbulkan efek samping yg mengkhawatirkan jg

    BalasHapus
  27. Semoga dengan adanya vaksin ini bisa mengatasi pandemi yang saat ini sedang terjadi. Udah gak enak banget nih hidup dalam keterbatasan selama hampir setahun ini

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Darurat Literasi Digital di Indonesia

Literasi Digital adalah kemampuan dasar mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang terhubung dengan dunia maya, - Angrumaoshi - Sumber : www.pixabay.com Pengertian Literasi Digital Pernah dengar Literasi Digital? Jujur, aku pernah mendengarnya namun belum paham 100%. Kalau literasi keuangan/finansial dan literasi baca tulis sudah cukup sering ya mendengarnya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Literasi Digital, aku mau mengutip terlebih dahulu mengenai pengertian dari literasi yang disebutkan di wikipedia. “ Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. ” Nah ternyata, literasi itu ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah literasi digital. Tetapi apa saja sih jenis-jenis literasi itu, berikut jenis litera

Akhirnya, Berani Berwisata Lagi (Air Terjun Klenting Kuning) di Kabupaten Semarang

  Awal Mula Berwisata Kembali Sudah beberapa bulan ini sejak Februari 2020, aku dan keluarga berada di rumah saja. Sudah penat rasanya. Ingin rasanya berjalan-jalan berwisata seperti yang sering kami lakukan saat akhir pekan.  Sekarang sudah masuk bulan September 2020, jadi sudah 6 bulan. Waktu yang terasa sangat lama. Kami benar-benar tidak pergi keluar kota bahkan ke mall pun tidak. Anak-anak pun benar-benar di rumah saja. Sekolah juga hanya via daring.  Ayahnya sebenarnya sudah kerap kali mengajak kami untuk berwisata. Wisata yang pada akhirnya hanya berputar-putar saja keliling kota atau ke kota sebelah namun benar-benar tidak turun dari kendaraan. Fiuh apa asyiknya seperti itu. Semangat kami langsung ciut ketika mendapati penuhnya parkiran tempat-tempat wisata tersebut dan banyaknya orang-orang berlalu lalang tanpa masker.  Tetapi akhirnya hari minggu kemarin 6 September 2020, sang ayah kembali mengajak kami keluar rumah. Aku pun sudah pesimis saja, pasti hanya berputar-putar saja