Langsung ke konten utama

Mudahnya Tanya Veronica Asisten Virtual Pintar dari Telkomsel

Ketika kamu ada masalah dengan Telkomsel kamu cara favorit aku untuk menyelesaikan masalah itu adalah dengan tanya Veronica saja. Veronica itu siapa sih? Veronica itu adalah virtual asisten dari provider Telkomsel dia akan selalu siap membantu kamu selama 24 jam di manapun kamu berada ketika kamu ada masalah dengan Telkomsel kamu. Caranya tinggal chat aja kamu klik Veronica di aplikasi My Telkomsel atau website resminTelkomsel.  Bahkan via sosmed juga bisa loh seperti: LINE WhatsApp Facebook Messenger Telegram  Veronica ini cukup membantu ya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak terlalu rumit jadi di daripada kamu harus menelpon call center dan menunggu untuk dihubungkan dengan customer service officer yang kadang antriannya cukup banyak ya dan juga memakan pulsa serta waktu kamu maka pilihan untuk bertanya ke Veronica ini menjadi pilihan yang yang paling efektif dan efisien. Tanya Veronica ketika di Luar Negeri Tanya ke Veronica ini juga andalan banget loh ketika kamu berada

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NCKTHI), Sebuah Film tentang Luka dalam Keluarga

Banyak orang yang bilang bahwa film ini bagus. Akhirnya aku pun menyempatkan untuk menonton film ini dan baru saja selesai nonton film ini. Aku pun langsung ingin meninggalkan jejak kata tentang film ini di blogku ini. Film "Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini" sedari awal memang membuat penasaran dan menebak-nebak maksud dari cerita ini apa. Terlebih dengan alurnya yang maju mundur maju mundur banyak sekali. Benar-benar membuat penonton bagai disajikan kepingan-kepingan puzzle. 

Kisah kehidupan suatu keluarga yang ternyata diawali dengan tekad sang kepala keluarga ketika melamar gadis pujaan dengan janji bahwa ketika kita menikah nanti dia berjanji untuk tidak akan ada satu hari pun yang dapat membuatnya bersedih. Klise ya. Kalau kita biasanya mendengar aku akan membahagiakanmu selalu yang diucapkan sebagai janji, kali ini menjanjikan bahwa tidak akan ada kesedihan lagi. 2 kalimat yang mirip namun ternyata makna dan prakteknya dapat jauh berbeda yang justru ternyata malah membuat ketidakbahagiaan pada keluarga tersebut hingga berpuluh-puluh tahun ke depan dan meninggalkan luka yang mendalam.

Sedih dan bahagia adalah suatu reaksi atas hal-hal yang terjadi pada kehidupan kita. Banyak sekali orang yang sudah pernah merasakan kesedihan berharap bahwa orang-orang yang disayanginya tidak perlu untuk ikut serta merasakan kesedihan itu. Niatnya baik, namun sayangnya dalam kehidupan ini pasti akan ada kesedihan dan kebahagiaan. Sampai kapan kita dapat melindungi orang-orang yang kita sayangi untuk tidak merasa sedih. Karena banyak hal diluar kuasa kita. 

"Tiap-tiap orang bertanggung jawab atas kebahagiaannya sendiri", ucap salah satu pemeran dalam film ini. Namun bukan berarti tidak boleh bersedih. Self healing ketika terluka itu penting. Ada pepatah yang menyebutkan bahwa waktu yang akan menyembuhkan, namun tanpa disertai dengan penerimaan diri atas luka dan kesedihan tersebut, waktu berpuluh-puluh tahun pun tetap tak akan bisa menyembuhkan luka kesedihan tersebut. 

"Bagaimana bisa merasakan bahagia kalau sedih aja nggak pernah." 

"Aku tidak pernah merasa memilih, semua sudah tersedia untuk aku. Semua sudah dipilihkan."

Masih banyak kutipan-kutipan percakapan penuh makna dalam film ini seperti kalimat-kalimat diatas. Tanpa sadar memberikan beban kepada kakak tertua untuk bertanggung jawab terhadap adik-adiknya pun juga sering dilakukan oleh para orang tua. Perhatian yang tercurah kepada anak-anak namun dirasa berat sebelah oleh sang anak. Hal-hal seperti ini tanpa disadari menimbulkan luka dan membutuhkan waktu serta bicara dari hati ke hati untuk menyembuhkannya. 

Perasaan itu, hal yang penting. Jangan diabaikan. Entah itu kesedihan atau kebahagiaan, karena dapat berpengaruh kepada kesehatan mental. Kesedihan janganlah disangkal. Ketika diterima maka akan lebih mudah untuk bangkit. Apalagi ditutupi sebagai suatu kebohongan demi supaya dapat berbahagia. Begitu pula kebahagiaan. Janganlah terlalu dibesar-besarkan. Nikmati saat-saat bahagia tersebut namun tetap harus ingat bahwa roda pasti berputar. Tiap-tiap manusia ada ujiannya masing-masing yang dapat membuatnya bersedih atau pun berbahagia. 

Terimalah apa yang dirasakan. Janganlah disangkal ataupun dipendam. It's okay not to be okay. Tak perlu harus terlihat baik-baik saja jika memang TIDAK baik-baik saja. Walau terkadang atas nama demi orang-orang yang dikasihi, tetapi apalah gunanya menanggung kesedihan sendiri padahal sebenarnya kesedihan tersebut dapat dirasa dan dibagi bersama. Bukan hanya kebahagiaan saja yang harus dibagi kepada orang-orang namun terkadang kesedihan pun juga harus dibagi kepada orang-orang yang peduli dan sayang pada kita, supaya tidak berlarut-larut dan dapat bangkit bersama. Karena jika kebahagiaan itu hanya topeng dari suatu kesedihan, yakinlah orang-orang yang peduli dan kita kasihi pun pasti akan merasakan kebahagiaan palsu diatas kesedihan tersebut. 





 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Darurat Literasi Digital di Indonesia

Literasi Digital adalah kemampuan dasar mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang terhubung dengan dunia maya, - Angrumaoshi - Sumber : www.pixabay.com Pengertian Literasi Digital Pernah dengar Literasi Digital? Jujur, aku pernah mendengarnya namun belum paham 100%. Kalau literasi keuangan/finansial dan literasi baca tulis sudah cukup sering ya mendengarnya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Literasi Digital, aku mau mengutip terlebih dahulu mengenai pengertian dari literasi yang disebutkan di wikipedia. “ Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. ” Nah ternyata, literasi itu ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah literasi digital. Tetapi apa saja sih jenis-jenis literasi itu, berikut jenis litera

Akhirnya, Berani Berwisata Lagi (Air Terjun Klenting Kuning) di Kabupaten Semarang

  Awal Mula Berwisata Kembali Sudah beberapa bulan ini sejak Februari 2020, aku dan keluarga berada di rumah saja. Sudah penat rasanya. Ingin rasanya berjalan-jalan berwisata seperti yang sering kami lakukan saat akhir pekan.  Sekarang sudah masuk bulan September 2020, jadi sudah 6 bulan. Waktu yang terasa sangat lama. Kami benar-benar tidak pergi keluar kota bahkan ke mall pun tidak. Anak-anak pun benar-benar di rumah saja. Sekolah juga hanya via daring.  Ayahnya sebenarnya sudah kerap kali mengajak kami untuk berwisata. Wisata yang pada akhirnya hanya berputar-putar saja keliling kota atau ke kota sebelah namun benar-benar tidak turun dari kendaraan. Fiuh apa asyiknya seperti itu. Semangat kami langsung ciut ketika mendapati penuhnya parkiran tempat-tempat wisata tersebut dan banyaknya orang-orang berlalu lalang tanpa masker.  Tetapi akhirnya hari minggu kemarin 6 September 2020, sang ayah kembali mengajak kami keluar rumah. Aku pun sudah pesimis saja, pasti hanya berputar-putar saja

Selamat Datang Vaksin Virus Corona untuk Indonesia

Andaikan vaksin virus corona telah tersedia jauh-jauh hari, tentunya kita tidak akan pusing dan merasa takut yang berlebihan dengan corona seperti setahun terakhir ini. Untungnya banyak negara dan perusahaan farmasi berlomba-lomba dan giat untuk menciptakan vaksin untuk covid-19.  Sudah banyak nama-nama vaksin covid-19 yang siap beredar disebutkan pada berita seperti   vaksin moderna , vaksin Bio Farma (Persero), vaksin Astra Zeneca-Oxford, vaksin Sinopharm, vaksin Pfizer-BioNTech, dan vaksin Sinovac. Indonesia pun akan menggunakan keenam jenis merk vaksin ini. Bahkan vaksin Sinovac sudah datang masuk ke Indonesia pada tanggal 6 Desember 2020. Tiap-tiap vaksin mempunyai harga yang berbeda-beda. Begitupun dengan efek samping yang menyertainya. Bahkan bagi yang memiliki alergi disarankan juga untuk berhati-hati dalam memilih vaksin yang sesuai untuk tubuhnya.  Sumber gambar : www.pixabay.com Tak terasa sudah hampir setahun covid-19 bersama kita. Dalam hitungan hari pun tahun juga