Langsung ke konten utama

Mudahnya Tanya Veronica Asisten Virtual Pintar dari Telkomsel

Ketika kamu ada masalah dengan Telkomsel kamu cara favorit aku untuk menyelesaikan masalah itu adalah dengan tanya Veronica saja. Veronica itu siapa sih? Veronica itu adalah virtual asisten dari provider Telkomsel dia akan selalu siap membantu kamu selama 24 jam di manapun kamu berada ketika kamu ada masalah dengan Telkomsel kamu. Caranya tinggal chat aja kamu klik Veronica di aplikasi My Telkomsel atau website resminTelkomsel.  Bahkan via sosmed juga bisa loh seperti: LINE WhatsApp Facebook Messenger Telegram  Veronica ini cukup membantu ya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak terlalu rumit jadi di daripada kamu harus menelpon call center dan menunggu untuk dihubungkan dengan customer service officer yang kadang antriannya cukup banyak ya dan juga memakan pulsa serta waktu kamu maka pilihan untuk bertanya ke Veronica ini menjadi pilihan yang yang paling efektif dan efisien. Tanya Veronica ketika di Luar Negeri Tanya ke Veronica ini juga andalan banget loh ketika kamu berada

Review Buku Bunda Sarjana Rumah Tangga

Ketika mendengar judul buku ini, aku langsung tertarik untuk membacanya. Mengapa?

Karena kini aku pun seorang Bunda bergelar Sarjana yang mengurus Rumah Tangga. Sepertinya akan banyak hal-hal yang relate banget dengan aku ketika membaca buku ini.

Aku pun ikutan Give Awaynya dari pengarangnya. Tak kusangka aku memenangkannya. 

Aku pun saat ini sedang mengikuti Reading Challenge One Day One Post. Untuk tantangan pekan pertama dibebaskan untuk membaca buku genre apa pun. Jatuhlah pilihanku untuk membaca buku ini. Ku memang sudah jatuh hati pada pandangan pertama melihat cover dan judul serta taglinenya "Perjuangan Ibu Muda Meraih Gelar Sarjana".


Alur ceritanya mengalir dan membuat pembaca benar-benar dapat merasakan yang dirasakan ibu muda ini. Diceritakan mulai dari saat awal kuliah, hingga terpilih menjadi mahasiswa berprestasi. Namun akhirnya memilih untuk menikah muda disaat belum menjadi sarjana tanpa paksaan dari siapa pun tapi karena memang jodohnya sudah hadir disaat itu.

Seorang pria muda yang juga bertalenta di masa kuliahnya, penuh kesibukan dengan bergabung organisasi kemahasiswaan adalah salah satu kecocokan mereka walau mereka dipertemukan dalam menuju jenjang pernikahan melalui taaruf. 

Singkat kata akhirnya mereka menikah dan tetap berkuliah namun tak lama datanglah buah hati di rahim calon ibu muda ini. Mulai dari situlah perjuangan dan pergolakan batin serta ucapan-ucapan yang mungkin hanya basa-basi tapi terdengar menusuk hati terkait statusnya yang seorang mahasiswi menikah muda lalu sedang berbadan dua. Apakah masih bisa ibu muda ini dengan segala talentanya menjadi seorang sarjana?



Detail perasaan, hal-hal yang dilakukan ketika hamil, bahkan ketika aku membaca detik demi detik proses melahirkan buah hatinya benar-benar membuatku merasa berada disana dan menyaksikannya. Sangat dalam dan jelas.

Begitu pula perjuangannya ketika menyelesaikan kembali skripsinya yang sempat tertunda kareba kehadiran buah hati juga penuh dengan tantangan. Baik tantangan eksternal (dosen pembimbing), internal (galau apakah mampu), dan komitmen tetap menyusui anak serta tantangan lainnya. 

Bacaan buku ini pas sekali untuk ibu-ibu muda yang menikah muda dan ingin melanjutkan sekolah kembali dan meraih gelar walau sudah mempunyai anak. Walau akhirnya jika gelar tersebut tidak digunakan untuk bekerja kantoran, namun pendidikan tinggi itu penting dan perlu untuk seorang ibu karena ibulah yang pertama akan mendidik anak-anaknya.

Raihlah gelar setinggi langit bukan karena untuk dirimu namun untuk anak-anakmu. Karena belajar itu sepanjang masa dan menjadi suri teladan untuk anakmu. 

Aku setelah membaca buku ini terpompa kembali semangatku yang sempat memadam untuk meraih gelar master. Semoga diberikan jalan, kesempatan dan dimampukan oleh Tuhan.

Salah satu quote yang paling aku suka yang ada di dalam buku ini adalah :

  
Oh ya, buku ini bisa diperoleh langsung dari pengarangnya, mampir saja ke IG@visyabiru_.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Darurat Literasi Digital di Indonesia

Literasi Digital adalah kemampuan dasar mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang terhubung dengan dunia maya, - Angrumaoshi - Sumber : www.pixabay.com Pengertian Literasi Digital Pernah dengar Literasi Digital? Jujur, aku pernah mendengarnya namun belum paham 100%. Kalau literasi keuangan/finansial dan literasi baca tulis sudah cukup sering ya mendengarnya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Literasi Digital, aku mau mengutip terlebih dahulu mengenai pengertian dari literasi yang disebutkan di wikipedia. “ Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. ” Nah ternyata, literasi itu ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah literasi digital. Tetapi apa saja sih jenis-jenis literasi itu, berikut jenis litera

Akhirnya, Berani Berwisata Lagi (Air Terjun Klenting Kuning) di Kabupaten Semarang

  Awal Mula Berwisata Kembali Sudah beberapa bulan ini sejak Februari 2020, aku dan keluarga berada di rumah saja. Sudah penat rasanya. Ingin rasanya berjalan-jalan berwisata seperti yang sering kami lakukan saat akhir pekan.  Sekarang sudah masuk bulan September 2020, jadi sudah 6 bulan. Waktu yang terasa sangat lama. Kami benar-benar tidak pergi keluar kota bahkan ke mall pun tidak. Anak-anak pun benar-benar di rumah saja. Sekolah juga hanya via daring.  Ayahnya sebenarnya sudah kerap kali mengajak kami untuk berwisata. Wisata yang pada akhirnya hanya berputar-putar saja keliling kota atau ke kota sebelah namun benar-benar tidak turun dari kendaraan. Fiuh apa asyiknya seperti itu. Semangat kami langsung ciut ketika mendapati penuhnya parkiran tempat-tempat wisata tersebut dan banyaknya orang-orang berlalu lalang tanpa masker.  Tetapi akhirnya hari minggu kemarin 6 September 2020, sang ayah kembali mengajak kami keluar rumah. Aku pun sudah pesimis saja, pasti hanya berputar-putar saja

Selamat Datang Vaksin Virus Corona untuk Indonesia

Andaikan vaksin virus corona telah tersedia jauh-jauh hari, tentunya kita tidak akan pusing dan merasa takut yang berlebihan dengan corona seperti setahun terakhir ini. Untungnya banyak negara dan perusahaan farmasi berlomba-lomba dan giat untuk menciptakan vaksin untuk covid-19.  Sudah banyak nama-nama vaksin covid-19 yang siap beredar disebutkan pada berita seperti   vaksin moderna , vaksin Bio Farma (Persero), vaksin Astra Zeneca-Oxford, vaksin Sinopharm, vaksin Pfizer-BioNTech, dan vaksin Sinovac. Indonesia pun akan menggunakan keenam jenis merk vaksin ini. Bahkan vaksin Sinovac sudah datang masuk ke Indonesia pada tanggal 6 Desember 2020. Tiap-tiap vaksin mempunyai harga yang berbeda-beda. Begitupun dengan efek samping yang menyertainya. Bahkan bagi yang memiliki alergi disarankan juga untuk berhati-hati dalam memilih vaksin yang sesuai untuk tubuhnya.  Sumber gambar : www.pixabay.com Tak terasa sudah hampir setahun covid-19 bersama kita. Dalam hitungan hari pun tahun juga