Langsung ke konten utama

Toleransi di Indonesia Saat Ini

Toleransi di Indonesia saat ini, kurasakan semakin memudar. Toleransi yang dulu semenjak kecil digaungkan baik melalui pendidikan formal di sekolah atau melalui praktik sehari-sehari di kehidupan nyata pada sekitarku, sangat mudah ditemukan dan kurasakan. 
Namun kini setelah aku dewasa, berkeluarga dan di masa reformasi yang telah lebih dari 2 dekade ini, toleransi ini entah seperti menguap. Perbedaan-perbedaan kecil dibuat semakin meruncing. Bahkan yang pada awalnya kita tidak merasakan perbedaan itu dibuat merasa bahwa kini kita berbeda. 
sumber : www.pixabay.com
Aku jujur sedih. Mengapa sekarang menjadi seperti ini. Entah mengapa perbedaan pandangan politik dapat berujung pada ketidakharmonisan hubungan keluarga. Entah mengapa pula perbedaan agama atau bahkan dalam agama yang sama juga dapat menimbulkan friksi-friksi dalam hubungan antar manusia. Semuanya merasa pilihannya adalah yang paling benar. Berbeda berarti salah. 
Aku mengalami sebelum masa reformasi walau saat itu masih anak-a…

Narasi dari Papua, Sebuah Sumbangsih Freeport Indonesia kepada Masyarakat Papua

Siapa yang tak kenal dengan PT. Freeport Indonesia. Hampir semua orang mengetahui tentang perusahaan tambang besar di bumi papua Indonesia ini. PT Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan tambang terkemuka di dunia yang melalukan eksplorasi, menambang, dan memproses bijih yang mengandung tembaga, emas, dan perak di daerah dataran tinggi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Indonesia. 

Walau hampir semua orang mengetahui PT Freeport Indonesia, namun belum tentu mengetahui tentang kontribusi Freeport baik kepada masyarakat langsung di sekitar lokasi tambang atau pun kontribusi dalam rangka meminimalisir dampaknya terhadap lingkungan. 

Berdasarkan sifatnya, kegiatan pertambangan bagaimanapun akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Tapi Freeport Indonesia telah melakukan sesuatu untuk mengurangi dampak tersebut dan memastikan dampak tersebut tidak berlangsung dalam jangka waktu lama. Untuk itu Freeport Indonesia berkomitmen untuk melakukan identifikasi, memahami, membuat strategi dan berupaya mengurangi dampak lingkungan dari setiap kegiatan yang  dilakukan.

Melalui pertambangan yang ramah lingkungan dan bertanggungjawab dipastikan dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan serta meningkatkan standar hidup bagi generasi yang ada dan masa depan secara berkelanjutan.

Kontribusi Freeport untuk masyarakat antara lain diwujudkan dengan adanya program pengembangan masyarakat yang juga merupakan salah satu bagian dari berbagai macam inisiatif-inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan. PT Freeport Indonesia (PTFI) berjuang untuk menerapkan program pengembangan masyarakat yang memiliki dasar bisnis yang kuat dan konsisten dengan standar-standar pengembangan masyarakat tingkat dunia. 

Kontribusi Freeport untuk masyarakat yang telah dilakukan khususnya dalam peningkatan kapasitas masyarakat antara lain:

Pendidikan & Pelatihan

Sumber : https://ptfi.co.id/id/community-capacity-building
Adanya angka partisipasi sekolah yang  rendah disebabkan oleh terbatasnya akses dan fasilitas pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Mimika serta rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Maka PTFI dan Biro Pendidikan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro  (LPMAK) melakukan program pengembangan masyarakat dalam bidang pendidikan untuk membuka akses seluas-luasnya kepada putra-putri daerah untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dalam implementasinya, PTFI dan Biro Pendidikan  LPMAK bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Lembaga Pendidikan, Konsultan Pendidikan, dan mitra-mitra lainnya.

PTFI dan LPMAK sejak tahun 1996 hingga tahun 2018 telah memfasilitasi 11.000 siswa dalam program beasiswa mulai dari tingkat SD sampai dengan S3 dan secara rutin melakukan monitoring langsung ke sekolah-sekolah dimana para penerima beasiswa tersebut menempuh pendidikannya.

Dalam mendukung peningkatan kualitas bagi siswa-siswi dari daerah terpencil, maka PTFI dan LPMAK bekerjasama dengan Yayasan Pesat dan Keuskupan Timika dalam pengelolaan 5 asrama putra dan putri di Mimika dan dengan Yayasan Binterbusih di Jawa Tengah. Penerapan pendidikan berpola asrama ini bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin bagi siswa-siswi agar mereka memiliki kemandirian dan memiliki pola hidup teratur.

Bekerjasama dengan pihak ke-tiga dalam penyelenggaraan pelatihan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bagi para guru di Kabupaten Mimika untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para guru dalam pengajaran mata pelajaran khusus serta memberi dukungan bagi para guru yang ditugaskan di daerah terpencil.

PTFI juga membangun sebuah Institut Pertambangan untuk melatih putra dan putri asli Papua agar trampil menjadi pekerja tambang kelas dunia yang siap bersaing di dunia industri pertambangan.


Pemberdayaan Perempuan

PTFI melalui Koperasi Aitomona sejak tahun 2008 memberdayaan perempuan Papua dan memberikan ketrampilan bagi ibu rumah tangga sehingga dapat berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Lewat berbagai pelatihan seperti mengelola keuangan keluarga, menjahit sampai dengan membuat makanan dari bahan lokal diajarkan agar dapat tercipta industri skala rumah tangga di masa yang akan datang.
Sumber : https://ptfi.co.id/id/community-capacity-building

Peningkatan Kapasitas Lembaga

PTFI terus berusaha dan mendukung lembaga-lembaga yang menjadi representatif masyarakat lokal dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan dana program pengembangan masyarakat dari PTFI. Lembaga-lembaga yang menerima dana program pengembangan masyarakat adalah LPMAK, Yayasan Tuarek Natkime, Yayasan Waartsing, Yayasan Yu-Amako, Yayasan Hak Asasi Manusia dan Anti Kekerasan (YAHAMAK) dan Forum MoU 2000.

Sumbangsih bagi negeri yang telah dilakukan oleh PT Freeport Indonesia cukup banyak ternyata ya, seperti yang telah disampaikan diatas, mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan, dan pelatihan serta pemberdayaan perempuan dan juga peningkatan kapasitas lembaga. 

Sedangkan untuk sumbangsih bagi negeri secara finansial dan persentase dapat dilhat pada infografis dibawah ini.


Sumber : https://ptfi.co.id/id/community-capacity-building


Ternyata kontribusi finansial Freeport Indonesia tidak main-main ya jumlahnya termasuk dalam jumlah penciptaan lapangan kerjanya. 

Jika dulu hanya mengetahui tentang Freeport Indonesia sebatas perusahaan yang menambang emas dan tembaga di papua, setelah membaca narasi dari papua di atas tentunya menjadi lebih paham akan kontribusi nyata yang telah dilakukan baik kepada masyarakat atau pun dalam meminimalisir dampak lingkungan serta kontribusi finansial Freeport Indonesia terhadap negeri Indoneia ini. 

Masih ingin tau tentang kontribusi lainnya secara detail, silahkan dapat mampir ke  https://ptfi.co.id/. Sukses selalu untuk Freeport Indonesia, tetaplah berkontribusi dan memberikan sumbangsih kepada negeri.

Komentar

  1. Membaca tulisan ini jadi paham tentang kontribusi Freeport.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhirnya, Berani Berwisata Lagi (Air Terjun Klenting Kuning) di Kabupaten Semarang

Awal Mula Berwisata KembaliSudah beberapa bulan ini sejak Februari 2020, aku dan keluarga berada di rumah saja. Sudah penat rasanya. Ingin rasanya berjalan-jalan berwisata seperti yang sering kami lakukan saat akhir pekan. Sekarang sudah masuk bulan September 2020, jadi sudah 6 bulan. Waktu yang terasa sangat lama. Kami benar-benar tidak pergi keluar kota bahkan ke mall pun tidak. Anak-anak pun benar-benar di rumah saja. Sekolah juga hanya via daring. 
Ayahnya sebenarnya sudah kerap kali mengajak kami untuk berwisata. Wisata yang pada akhirnya hanya berputar-putar saja keliling kota atau ke kota sebelah namun benar-benar tidak turun dari kendaraan. Fiuh apa asyiknya seperti itu. Semangat kami langsung ciut ketika mendapati penuhnya parkiran tempat-tempat wisata tersebut dan banyaknya orang-orang berlalu lalang tanpa masker. 
Tetapi akhirnya hari minggu kemarin 6 September 2020, sang ayah kembali mengajak kami keluar rumah. Aku pun sudah pesimis saja, pasti hanya berputar-putar saja meng…

Baby Blues Setelah Keguguran? Ayo Kenali Gejala dan Tips Menjalaninya.

Baby Blues tidak hanya bisa datang pada ibu melahirkan. Baby blues bahkan depresi juga dapat menghampiri pada ibu yang mengalami keguguran. Terlebih jika calon bayi ini telah ditunggu-tunggu atau berpulang saat usia kandungan diatas 7 bulan. Dimana sang ibu harus melahirkan atau mengeluarkan bayinya yang sudah tiada dari rahimnya. Tidak ada isak tangis bayi setelah melahirkan. Bahkan terkadang apakah ada kuasa/kekuatan bagi sang ibu untuk langsung menyemayamkan ananda calon buah hati ke pusara terakhirnya.

Belum jika asi yang terus menerus keluar tanpa ada bayi yang nenen padanya hingga dapat membuat badan sang ibu demam panas dingin dan terkena mastitis.
Baby blues, tidak semua perempuan hamil dan melahirkan atau keguguran mengalaminya. Namun banyak yang mengalaminya baik disadari atau tidak disadari oleh sang ibu. Sebuah rasa yang hanya sang ibulah yang mengerti. Suami atau pun perempuan lain yang belum mengalaminya hanya dapat berempati. 
Para ibu yang terkena baby blues ini bukan m…