Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Toleransi di Indonesia Saat Ini

Toleransi di Indonesia saat ini, kurasakan semakin memudar. Toleransi yang dulu semenjak kecil digaungkan baik melalui pendidikan formal di sekolah atau melalui praktik sehari-sehari di kehidupan nyata pada sekitarku, sangat mudah ditemukan dan kurasakan. 
Namun kini setelah aku dewasa, berkeluarga dan di masa reformasi yang telah lebih dari 2 dekade ini, toleransi ini entah seperti menguap. Perbedaan-perbedaan kecil dibuat semakin meruncing. Bahkan yang pada awalnya kita tidak merasakan perbedaan itu dibuat merasa bahwa kini kita berbeda. 
sumber : www.pixabay.com
Aku jujur sedih. Mengapa sekarang menjadi seperti ini. Entah mengapa perbedaan pandangan politik dapat berujung pada ketidakharmonisan hubungan keluarga. Entah mengapa pula perbedaan agama atau bahkan dalam agama yang sama juga dapat menimbulkan friksi-friksi dalam hubungan antar manusia. Semuanya merasa pilihannya adalah yang paling benar. Berbeda berarti salah. 
Aku mengalami sebelum masa reformasi walau saat itu masih anak-a…

Ibuku Sudah Menua...

Di mata seorang anak, seorang ibu akan senantiasa terlihat segar dan kuat seperti semasa muda dulu ketika aku masih kecil. Walau rambut sudah memutih dan usia sudah senja, aku berpikir bahwa Ibuku masih sehat dan kuat seperti dulu ketika saat membesarkan ku. Termasuk saat ketika anak pertamaku lahir dan sering kutitipkan kepadanya ketika aku bekerja. Kupikir ibuku masih kuat, sekuat saat membesarkanku dulu. Namun seiring berjalannya waktu, kini kusadari bahwa tangan kuat dan wajah cantiknya kian memudar. Tak segesit dulu lagi ketika berjalan. Capek sedikit mudah sakit. Mendengar teriakan dan tangisan anak-anakku pun sudah membuatnya pusing. Salah satu keputusanku untuk meninggalkan karir kantoranku adalah tak kuasa melihat ibuku ketika walau hanya turut mengawasi anakku ketika di rumah, ternyata perilaku anakku benar-benat manja sekali. Semuanya maunya di"ladeni" sama eyangnya walau ada mba atau babysitternya. Belum kalau lagi tantrum, apalagi kalau aku tinggal dinas berha…

Turut Berduka Cita, atas Jatuhnya Pesawat JT610

Mendengar berita tersebut kemarin, lalu mendapat beberapa terusan kabar melalui WA group kemarin yang memberitakan bahwa banyak penumpang ASN/PNS yang menjadi korban, menjadikanku teringat pada waktu aku dulu menjadi ASN/PNS.Tuntutan pekerjaan membuatku cukup sering dinas ke luar kota menggunakan moda transportasi pesawat terbang. Seringkali aku juga mengejar penerbangan pertama. Walau standar anggaran penerbangan dinas PNS cukup untuk menggunakan maskapai G* namun terkadang penerbangan pertama tidak tersedia oleh maskapai tersebut. Maskapai LCC swasta seperti Li*n Air pun terkadang menjadi satu-satunya pilihan.Terkadang sebelum subuh sudah berangkat menuju bandara demi mengejar penerbangan pertama. Supaya dapat sampai di kota tujuan pagi hari dan langsung dapat beraktivitas sesuai tugas yang sudah direncanakan. Bagi aku yang seorang Ibu lebih baik berangkat pagi dini hari daripada sehari sebelumnya (jika memungkinkan) untuk pergi dinas dengan penerbangan pertama. Supaya waktu bersama…

Viva and Bravo ODOP, 'Till we meet again

Posting kali ini dipersembahkan kepada komunitas One Day One Post Batch 6 special teruntuk para penanggung jawab (PJ) kelas Pulau Natuna. Jujur baru kali ini ikut kelas online tentang menulis, gratis pula namun kualitas sharing ilmunya dapet banget. Konsistensi para PJ juga aku salut banget, patut diacungin jempol semuanya. Kalau kita belum ngumpulin, ditagih terus. Lalu jika kita ada pertanyaan walau yang teramat simple khususnya bagi aku yang baru mengenal dunia tulis menulis dan baru kali ini membuat blog, dengan sabar dijawab dengan runtut. Sistematika materi sharing dari para narasumber, blogwalking, bedah tulisan hingga 1 jam lebih dekat dengan para pengurus komunitas dan peserta juga bagus. Tak terasa waktu kebersamaan selama 2 bulan ini hampir habis. Yeay, semoga lulus. So bisa lanjut ke kelas penjurusan fiksi atau non fiksi. Akhir kata selain ucapan terima kasih, hanya doa saja yang bisa kusampaikan semoga ketulusan para pije yang ikhlas dan tanpa pamrih ini menebar ilmu menu…

Kembali Memelihara Kelinci

Aku adalah seorang yang cukup senang dengan binatang. Ketika kecil aku pernah memelihara kucing, karena ayahku suka sekali memelihara kucing kecil. Sudah banyak sekali jenis binatang peliharaan yang pernah aku pelihara. Mulai dari kucing, anjing, burung, kelinci, marmut, keong, ikan dan kura-kura. Aku juga suka mengamati binatang di habitatnya. Berhubung aku mempunyai halaman yang luas, banyak sekali binatang atau pun serangga yang dapat diamati. Aku lebih suka melihat binatang bebas di alam habitatnya daripada terkurung di sangkarnya.Dari sekian banyak binatang peliharaan yang pernah ku pelihara, ada satu jenis binatang yang aku paling suka. Aku paling lama pernah memelihara kelinci hingga kelincinya berusia 7 tahun. Aku sangat suka dengan kelinci. Selain karena makanannya mudah (aku tinggal memetik daun-daunan), bulunya halus dan enak dielus-elus. Bahkan usia pernikahanku pun masih kalah dengan kebersamaanku bersama kelinciku ini.Halaman rumahku dulu cukup luas, sehingga kelinciku d…

Meluncur Menyeberangi Jurang sedalam 70 Meter

Entah sudah berapa kali kakak meminta untuk dapat naik flying fox. Aku pun berusaha untuk menurutinya. Anakku yang satu ini memang pemberani. Tidak takut dengan ketinggian. Flying fox indoor sudah sering sekali dilakukannya. Namun ketinggiannya memang hanya segitu saja. Serta feel yang didapat tentunya berbeda dengan flying fox langsung di alam yang sebenarnya.
Anakku tertarik ingin naik flying fox karena menonton serial kartun Diego dan Dora the explorer. Pada kartun tersebut Diego diperlihatkan sering sekali keluar masuk hutan dengan cara naik flying fox. Diego diceritakan merupakan seorang penjaga hutan dan sering menolong para binatang yang kesusahan dan membutuhkan pertolongan.Kami sekeluarga sebenarnya cukup sering berpergian ke wisata alam yang banyak menawarkam wahana flying fox. Namun ada saja kendalanya. Yang kakak masih pulas tidur di mobil ketika sampai di tempat wisata tersebut. Atau wahana flying foxnya sedang dalam perbaikan. Atau masih terlalu kecil sehingga tidak diper…

Satu Sakit Seluruh Isi Rumah Ikut Sakit

Kakak tiba-tiba demam lalu berlanjut batuk serta pilek. Demamnya lumayan tinggi hingga 39,9 derajat celcius. Untungnya hanya 1-2 malam, setelah itu turun, tidak demam lagi. Kakak cukup kooperatif untuk minum obat dan dikompres kepalanya. Berbeda dengan adiknya yang agak sulit untuk minum obat.Ketika demam, akhirnya kami berpisah kamar, supaya adiknya tidak ketularan. Papa bersama kakak dan aku bersama adik. Setelah demam kakak turun tinggal batuknya saja, kembali tidur bersama-sama. Nah, inilah salah satu kesalahannya, setelah kami satu kamar disaat kakak masih batuk-batuk, satu persatu kami pun menjadi sakit. Adik ikutan demam 1 malam juga hingga 38,5 derajag celcius. Aku pun dan papa juga mulai merasa tidak enak untuk menelan. Badanku juga mulai greges dan mulai menjadi bengek. Padahal semenjak kakak demam di awal-awal, kami sudah berusaha untuk meningkatkan pertahanan diri dengan minum vitamin dan peningkat daya tahan tubuh. Lalu aku pun juga memotong bawang merah dan diletakkan di…

Adek Bisa Minum Obat

Ketika anak sakit, akan menjadi PR banget untuk mamanya jika si anak tidak mau minum obat. Aku termasuk penganut yang kalau bisa tanpa obat, ya gak usah diminumin obat jika sakit. Sakit itu sebenarnya tanda bahwa tubuh kita sedang lemah pertahanannya dan butuh banyak istirahat. Dengan istirahat yang cukup dan asupan makanan bergizi sakit pun bisa segera hilang.InsyaAllah jika hanya panas, pilek, batuk maka aku biasanya tidak memaksakan anak untuk minum obat. Karena *upaya* untuk bisa obat itu terminum dengan baik dan benar itu, merupakan suatu proses yang cukup melelahkan.  Termasuk vitamin, segala sesuatu yg diminumkan dari pipet atau sendok obat itu, anakku sulit sekali. Butuh 2 orang untik memegangi dan supaya obat itu masuk, maka perlu dipaksa, dicekoki macam di film-film itu. Hadeuh, melihatnya membuat hati ini terasa, kok mesti begini banget ya. Padahal obatnya atau vitaminnya juga manis. Namun akhirnya sampailah pada suatu ketika ada obat yang harus diminumkan, karena ternyata …

Kantor Pos Mungil Baru di Kompleks Rumahku

Walaupun saat ini sudah memasuki era digital, namun keberadaan kantor pos tetap dibutuhkan. Contohnya, aku masih membutuhkan jasa kantor pos untuk mengirimkan dokumen asli atau pun barang. Apalagi bagi seorang yang berbisnis online mengirimkan barang dagangan juga dapat membutuhkan jasa layanan pos. Aku dulu termasuk salah satu penggemar hobby filateli. Jika ada peluncuran perangko bertema khusus dan sampul hari pertama pasti akan kudatangi kantor pos besar pusat utama di daerah Jakarta Pusat sana atau di Kantor Pos Besar Bekasi. Sebelah sekolah SMPku pun kantor pos walaupun tidak besar. Jadi semenjak kecil aku sudah terbiasa keluar masuk kantor pos, apalagi aku juga hobby bersahabat pena baik dengan sahapat pena dari dalam maupun luar negeri. Segala benda pos aku kukoleksi termasuk kartu pos. Semua masih tersimpan rapi hingga ada 3 album besar. Depan rumah kakakku yang juga satu kompleks denganku mengubah garasinya menjadi sebuah kantor pos kecil. Aku pun penasaran. Hingga akhirnya s…

Ketika Usia Tak Menyurutkan Semangat Belajar

Sembari aku menunggui kakak les piano di ruang tunggu, ada yang tak biasa. Aku melihat ada seorang nenek-nenek dan juga temannya, sepertinya beliau berdua tertarik untuk ikut les piano disini. Pemandangan yang cukup menarik, karena biasanya tempat les ini dipenuhi oleh anak-anak usia sekolah yang les alat musik. Tapi kali ini ada nenek-nenek yang masih semangat untuk dapat belajar bermain musik.Aku pun yang duduk disebelahnya menjadi ikut tertarik dengan motivasi nenek ini bermain musik, akhirnya mengobrol dengan mereka berdua bersama-sama dengan pemilik franchise les ini dan juga petugas yang melayani pelanggan. Ternyata nenek ini juga ingin diajari oleh guru les yang juga mengajari anakku. Guru les anakku memang cukup senior juga.Setelah beberapa saat bercengkerama bersama, akhirnya aku mengetahui bahwa nenek ini sudah berusia 77 tahun dan juga rutin berenang.  Namun nenek ini tidak terlihat seperti usia 70an, kupikir masih 65 tahunan. Sang nenek pun juga bercerita bahwa dia sudah p…

Ketika Tcash Menjadi Bagian dari Gaya Hidupku

TCASH. Aku adalah salah satu pengguna telkomsel yang sudah cukup lama sejak 20 tahun yang lalu. Sempat berganti beberapa nomer SIMPATI karena 3x aku pernah kecopetan. Saat itu aku masih pengguna prabayar SIMPATI. Lalu setelah aku lulus kuliah dan bekerja, nomer prabayarku pun aku upgrade menjadi pascabayar Kartu HALO. Ketika upgrade menjadi pascabayar, saat itu Telkomsel juga launching TCASH. Saat itu aku sama sekali tidak tertarik untuk menggunakan TCASH. Mengapa? 1. Aneh, bayar pake stiker. 2. Ribet, mesti pasang stiker datang ke GRAPARI 3. Masih merasa tidak nyaman, ribet dan tidak aman menggunakan pembayaran melalui channel seperti itu. Saya masih cukup nyaman, mudah dan aman menggunakan kartu ATM dan kartu kredit.
Lalu beberapa waktu berlalu, aku pun upgrade ke salah satu paket Kartu Halo yang memberikan free saldo TCASH sekian. Akhirnya demi dapat menggunakan free saldo TCASH tersebut, aku pun mengaktifkan TCASHku. Saat itu stiker TCASH di GRAPARI sedang habis. Perjuangan dimulai,…

MERAIH MIMPI

Mimpi demi mimpi berguguran
Mimpi menjadi seorang dokter gugur
Mimpi berkarir blazer pun gugur
Namun, masih ada mimpi yang ingin kuraihTak pernahku sekalipun...
Kubermimpi menjadi ibu rumah tangga
Namun saat ini, itulah aku...
Karena aku kembali berbadan duaKuharap mimpiku ini tidak kembali gugur
Mimpi meraih dan mengenyam pendidikan di negeri orang
Walau saat ini aku hanya di rumah
Menjadi seorang ibu rumah tangga#ODOP #onedayonepost #51post #fiksi

Indonesia Wealth Management Forum 2018

Indonesian Wealth Management Forum, diselenggarakan pada 18 Oktober 2018 di Shangrilla Hotel. Acara ini merupakan kegitan rutin dimana para praktisi di industri wealth management bertemu setiap tahunnya. Hubbis, penyelenggara forum ini menurut informasi yang didapat dari website https://hubbis.com/ merupakan organisasi yang berfokus kepada Asian Wealth Management yang menghasilkan berita, artikel, penelitian, laporan, dan konferensi, yang tersedia dalam berbagai format termasuk video, web, dan cetak yang berkualitas dan independen. Platform e-learning Hubbis mengkonsolidasikan seluruh pengetahuan yang didapat dari penyelenggaraan konferensi, penelitian dan laporan menjadi sumber pelatihan dan pengembangan yang sangat diperlukan untuk semua profesional yang bergerak di bidang wealth management. Indonesian Wealth Management Forum ini sudah yang ke 8 dilaksanakan di kota Jakarta, Indonesia ini. Lebih dari 240 praktisi senior hadir dari seluruh Asia Tenggara - termasuk CEO, manajemen seni…

To the child in you

They told me to behave maturely, so I forgot how to be naughty.They told me not to be naive, so I forgot how to be innocent.They told me not to trust easily, so I forgot to have faith.They told me life is unfair, so I forgot how to be fair.They told me that this is a fake world, so I forgot how to be genuine.They told me bigger is better, so I forgot the little things that made me smile.They told me money is the prime source of happiness, so I focused on earning money and forgot how to be happy.They told me my time for playing games was over, but I didn't listen to them this time - I learnt to play other games.They told me everything comes with a tag 'conditions apply', so I forgot how to love unconditionally.They told me you're an adult now, so I forgot how to be a child !Its time we imbibe these lost Divine qualities with awareness & knowledge...Happy Children's day - to the child in you...Loving you all.....
Be Happy...-Anonim-

Pentingnya Peran Seorang Manajer

Peran manager dalam pelayanan pelanggan itu vital. Sebagai pelanggan ketika kita mengalami suatu masalah maka akan meminta untuk dipertemukan dengan manager atau biasanya staffnya memanggil managernya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebenarnya jika hal yang biasa dan rutin serta telah tertulis dengan jelas di Standart Operating Procedure, maka biasanya staff akan dengan mudah menyelesaikannya. Staff akan meminta bantuan managernya jika ada hal-hal yang tidak biasa. Hal-hal seperti inilah yang membutuhkan kemampuan dan kompetensi seorang manager/atasan yang handal untuk dapat menyelesaikannya dengan win-win solution tanpa menyalahi prosedur. Istilah kerennya adalah kebijakan. Pelanggan akan lebih merasa dihargai jika atasan/managernya turun langsung untuk ikut membantu menyelesaikan masalah. Bukan sekedar menerima pernyataan dari staff bahwa, "Setelah kami konfirmasi ke atasan kami, tidak bisa." Tanpa ada penjelasan atau penjelasan minimal yang dikuasai staff tersebut. …

Layanan Pelanggan (Customer Service)

Beberapa hari lalu aku mendatangi layanan customer service provider jaringan telepon. Ada beberapa hal yang membuatku sebagai pelanggan merasa "wow" dengan provider ini. Sebut saja providernya Te*****el. Aku pernah beberapa kali mendatangi tempat ini. Cukup bagus dan nyaman. Namun antriannya panjang sekali. Fiuh. Sistem antriannya pun bagus. Mereka akan sms kita. Jadi bisa ditinggal untuk berkeliling ke toko-toko di sebelahnya. Namun ada yang berbeda pada kunjunganku kali ini. Ternyata begitu aku masuk terlihat di sudut kiri ada playground anak-anak. Lalu ada juga disediakan minuman. Layout ruangannya berubah total. Tempat pelayanan nasabah dengan customer service yang biasanya standart berupa meja diatasnya terdapat komputer dengan kursi kaku berhadapan, kali ini diubah menjadi meja kaca lingkar kecil dan empat tempat duduk nyaman seperti tempat duduk dan meja di cafe kopi. Aura dan suasana yang sampai kepada para pelanggan pun yang biasanya datang ke customer service memba…

Bertemu Teman Lama (Sohib Kuliah)

Akhirnya bisa juga ketemuan dengan satu sohibku semasa kuliah ini. Susaaaah banget deh diajak ketemuan, sibuk banget si mba yang satu ini. Terakhir ketemu sepertinya ketika menengok krucilku yang pertama. Sedangkan krucilku yang pertama ini sudah menginjak bangku prasekolah. Usia setelah kepala 3 itu benar-benar berasa menjadi dewasa muda. Tua belum tapi sudah gak muda lagi. Umur boleh kepala 3 lebih banyak, namun rasa dan semangat masih 20an hehehe.Waktu yang hanya beberapa jam itu tidak cukup rasanya untuk menuntaskan rasa dan bertukar cerita selama terpisah jarak dan waktu. Karena bertemu langsung serta via online itu beda rasanya. Semoga disela-sela kesibukan kita semua, masih sempat untuk merajut kembali silahturahmi yang sudah terjalin bertahun-tahun lamanya. Karena online itu beda dengan offline.#ODOP #onedayonepost #44thpost

Selfie Tempo Doeloe

Bertemu kawan lama itu, serasa tak pernah kehabisan bahan cerita. 18 tahun tidak terasa yah, waktu telah berlalu sejak masa SMU. Aku dulu di mata Ibu/Bapak Guru itu, anak yang baik begitu pula temanku ini. Jadi kalau kita izin tidak ikut pelajaran siang diperbolehkan, hihihi. Alasannya waktu itu macam-macam. Tapi lolos-lolos saja. Kami sangat suka sekali berswafoto kala itu. Zaman dulu, belum ada Handphone seperti sekarang ini, yang sangat mudah jeprat jepret sana sini untuk berswafoto. Lain dulu, lain sekarang, butuh usaha ekstra untuk menyalurkan kebutuhan swafoto ini. Selain usaha, uang pun juga.Zaman kita SMU dulu, hits banget yang namanya photo box, photo stiker. Kalau mau berswafoto harus usaha datang ke mall terdekat dan tentunya membayar ke FotoBox tersebut. Hasil cetakannya pun terbatas dan harus dibagi-bagi. Foto pun tak bisa diulang-ulang, belum lagi harus antri. Untuk bisa masuk ke Mall di hari sekolah itu walau diluar jam sekolah (baca:siang/sore hari) ada tantangan terse…

Pulang Kota Jakarta

Jakarta...
Ketika aku pulang ke kota Jakarta dan sekitarnya itu. Berarti itulah waktuku untuk rehat sejenak dari rutinitas. Aku bisa pulang ke rumah Ibuku sambil menengok beliau, bermalam beberapa hari disana dan membiarkan anak-anakku bermain dengan neneknya.Aku pun bisa rehat sejenak dari tugas beberes rumah karena ada ART yang membantu di rumah Ibuku ini serta menghilang sebentar, menitipkan anak-anak di rumah bersama neneknya. Menghilang kemana? Menghilang ke mall dekat rumah, bertemu teman-teman lamaku, mengurus segala urusan disini yang tertunda seperti membayar stnk motor, ke bank, service hp, benerin sepeda, ganti batere jam tangan, dan lain sebagainya.Ada saja urusan yang harus dikerjakan saat kembali ke sini. Mulai dari printilan seperti yang aku sebutkan diatas hingga jalan-jalan menikmati Mall disini. Dalam radius kurang dari 3km ada 8 Mall yang bisa dikunjungi cukup dengan naik ojek online saja dari rumah mamaku. Kalau dari rumah mertua cukup jalan kaki (500m) sudah samp…

Suka Duka Pengemudi Online (Part 3) Kena Tilang

Peraturan plat ganjil genap mengikuti tanggal yang diterapkan di Ibukota Jakarta dan sekitarnya, ternyata cukuo membuat orang-orang yang membawa kendaraan harus berputar otak bagaimana menyiasatinya. Salah satunya bagi para pengemudi online yang kutumpangi kemarin. Dia bercerita bahwa pernah dikenai tilang terkait peraturan ini. Pernah pada waktu awal-awal di pintu tol Bekasi Timur diminta putar balik menuju jalan kalimalang karena plat mobilnya tidak ganjil/genap sesuai dengan tanggal saat itu. Kala itu dia masih memaklumi (padahal sebenarnya akan keluar tol tangerang atau BSD tidak keluar di dalam kota).Akhirnya pernah juga masuk ke tol jakarta melalui Jatiwaringin/Jatibening. Disini boleh-boleh saja masuk tol walau platnya tidak sesuai ganjil/genap sesuai tanggal saat itu. Dia pun juga tidak berniat keluar di dalam kota Jakarta langsung lanjut keluar pintu tol Tangerang. Namun ternyata di dalam tol, diberhentikan oleh petugas dan dikenakan tilang. Dia pun berargumen bahwa akan kelu…

Suka Duka Pengemudi Online (Part 2) Dihipnotis Penumpang

Walau baru 5 bulan menjadi pengemudi mobil online, bapak ini mempunyai segudang cerita suka dan dukanya menjadi pengemudi mobil online. Mari kita bahas dukanya dahulu.Bapak ini lebih suka untuk mendapatkan job mengantar ke lokasi yang jauh-jauh. Suatu ketika dia mendapatkan job untuk mengantar ke cibinong. Metode pembayaran yang dipilih oleh penumpang adalah pembayaran cash. Biaya ongkos perjalanan ini pun cukup mahal , mencapai ratusa ribu. Sesampainya di tujuan, penumpang pun membayar beberapa lembar uang berwarna merah seraya menepuk pundaknya. Lalu turun dari mobil. Bapak ini masih saja diam, terbengong di dalam mobil. Cukup lama. Hingga didekati oleh satpam. Satpamnya pun bertanya, "Bapak mau kemana?  Dari tadi kok diam saja di sini." Bapaknya langsung refleks mencari penumpangnya setelah sadar bahwa hanya selembar uang sepuluh ribu di tangannya. Namun Pak Satpamnya tidak melihat penumpangnya karena memang sudah cukup lama Bapak itu terdiam di dalam mobil di situ. Bapak…

Suka Duka Pengemudi Online (part 1) Beli mobil kredit

Sudah cukup lama saya tidak melewati jalanan Ibukota. Kali ini saya melewatinya mulai dari ujung Barat (Kota Tangerang) menuju ujung timur (Kota Bekasi) membelah kota Jakarta melalui Tol Dalam Kota.Waktu tempuh kurang lebih 1 jam ini, saya habiskan dengan bercakap-cakap dengan pengemudi mobil online yang saya naiki. Para pengemudi onlne itu entah mengapa selalu mempunyai kisah yang menarik untuk saya bagi kepada teman-teman semua. Tak terkecuali Bapak ini. Simak kisahnya.Bapak ini terbilang cukup baru menggeluti dunia mobil online ini. Dia baru saja menjalaninya selama 5 bulan. Namun sebelumnya selama lebih dari 25 tahun memang telah bekerja sebagai pengemudi mobil di salah satu perusahaan TV swasta nasional. Pernah juga menjadi sopir bis antar kota antar propinsi. Bisa dikatakan Bapak ini memang besar di jalan. Mulai dari Jakarta hanya mempunyai 2 gedung bertingkat yaitu gedung sarinah dan gedung Hotel Indonesia pada tahun 70an hingga saat ini Jakarta sudah penuh dengan gedung pencak…

Seorang Ayah di Mata Putrinya

Desember 1941, telah lahir seorang laki-laki kuat, anak kedua dari Bapak Poespowikoro di kota Solo. Beliau bernama Sriyono Poespowikoro. Besar di kota solo, menempuh pendidikan bruderan hingga melanjutkan pendidikan ke kota gudeg meraih titel Insinyur Sipil. Beliau mempunyai seorang kakak perempuan, cukup banyak adik-adik dan juga beberapa adik tiri. Menjadi anak lelaki pertama di keluarga, membuatnya serta merta turut membantu keuangan keluarga menyekolahkan adik-adiknya hingga ke jenjang pendidikan tinggi. Selepas lulus dari Universitas Gajah Mada, beliau masuk bergabung menjadi abdi negara di kementrian pekerjaan umum dan ditempatkan di proyek pembangunan waduk karang kates di kabupaten malang. Disanalah beliau menemukan jodohnya, wanita yang sangat cantik, kembang desa yang masih berkuliah di Universitas Brawijaya. Walau terpaut usia yang cukup jauh, dan masih berstatus mahasiswa jika jodoh maka pernikahan pun terlaksana dengan khidmatnya. Putra priyayi solo meminang kembang desa …

Bulan...Oh...Bulan...

Oh bulan... Sudah 36 bulan kita tak bersua.
Sudah lupa rasanya ketika kedatangan dirimu.
Sudah terbiasa selama 3 tahun ini tanpamu.
Kini kau datang kembali menyapa... Aku tak menyangka.
Tak ada persiapan apa pun.
Anak pun bertanya.
Bingung menjelaskannya.Ternyata begini rasanya.
Ketika kau datang.
Emosi luluh lantak.
Badan pun terasa mau lepas.
Bahkan demam dan meriang pun ikut menyapa.Yah semoga ini hanya awal penyambutan saja.
Mengingat sudah 36 bulan tidak bersua.
Namun kuharap hadirmu dapat selalu tepat.
Sehingga tidak mengacaukan perhitungan di tiap bulannya. #ODOP #onedayonepost #37post #health

Sakit Itu Alarm Bagi Kita

Beberapa hari yang lalu, aku menulis ketika papa sakit. Yang menyebabkan semuanya terkena imbas. Yang biasa dikerjakan secara team menjadi hanya dikerjakan sendiri ditambah mengurus yang sakit.Seperti sudah sebuah siklus, jika salah satu dari kami penghuni rumah ada yang sakit. Akan menyebar dan menulari 1 rumah. Jadi bergantian sakitnya. Untungnya, walau semuanya tertular jadi ikutan sakit. Yang sakitnya lumayan menyita energi hanya satu orang saja. Akhirnya tiba saatnya aku yang sakit hari ini. Baru dikasih demam dan pusing serta badan pegal linu sakit semua kalau bergerak saja, rasanya udah pengen dimanja maksimal sama suami. Semalam tidur sore, namun tadi malam terbangun dini hari dan tak bisa tidur lagi, lanjut tidur lagi hingga akhirnya kesibukan pagi hari dikerjakan semua oleh suamiku. Terima kasih suamiku. Karena kami hanya berdua saja di rantau ini maka kami hanya punya satu sama lain saja untuk bergantung dan bekerja secara team untuk kehidupan sehari-hari. Anak-anak sudah s…

Waktu 24 jam sehari, kuantitas boleh sama kualitas tunggu dulu...

Keseharian kami sejak merantau di kota Semarang ini, salah satunya hampir setiap weekend kami mengunjungi tempat wisata alam di semarang dan sekitarnya.Bahkan ketika 3 bulan pertama kami pindah, kami agak merasa bahwa banyak sekali ya waktu 24 jam sehari di kota ini yang dapat dimanfaatkan. Jika aku bandingkan dengan dahulu ketika tinggal di Jakarta dan sekitarnya, waktu 3-4 jam sehari sudah habis hanya untuk perjalanan rumah kantor. Lalu 9 jam di kantor termasuk 1 jam istirahat siang. Itu kalau tidak ada lembur atau rapat di luar jam kantor. Belum lagi kalau rangkaian dinas luar kota sudah tersusun rapi, mengejar flight pertama sebelum subuh pun sudah berangkat menuju bandara, begitu pula sepulang dinas yang waktu tempuh bandara-rumah dapat berjam-jam lamanya.Keseharian kami berubah total, pagi hari jam 5-6 bangun pagi lalu dilanjutkan menyiapkan sekolah anak-anak (beberes, masak, makan, mandi). Jam 8 kurang papa meluncur mengantar kakak sekolah lalu ke kantor. Lalu aku jam 9 aku ber…

Passion Papa Yang Terpendam

Laki-laki itu, sebagian besar berpikir bahwa wilayah dapur merupakan wilayah perempuan. Tak terkecuali suamiku. Khususnya hal masak-memasak. Bertahun-tahun usia pernikahan, tidak pernah papa itu menunjukkan minatnya memasak.Aku pun kemampuan masaknya ya standar-standar saja walau sudah lebih dari 10.000 jam terbang memasak di dapur. Hahaha. Setelah perdana beberapa minggu lalu, papa turun ke dapur memasak masakan pertamanya yaitu nasi goreng. Hmmm, memang enak. Lalu seperti tersadar, papa menemukan passionnya.Lalu beberapa hari kemarin papa mengatakan ingin memasak sambal goreng hati. Langsung saja kusiapkan bahan-bahannya. Aku ke supermarket membeli hati sapi. Pagi tadi aku ke pasar pagi membeli bumbu dapur yang habis di dapur. Langsung saja kutagih ucapan papa beberapa hari kemarin yang katanya mau masak sambal goreng hati. Papa terkejut, tidak memyangka akan ditagih dan telah disiapkan bahan-bahannya. Apa daya, papa tidak dapat mengelak. Hahahaha.Lalu aku mengajak anak-anak bermain…

Siap Sekolah, Siap Meraih Cita-cita

Ketika anak sudah masuk usia pra sekolah. TK dan PAUD, gemar sekali memberikan informasi sharing ilmu parenting, baik skala sekolah atau skala wilayah (kelurahan/kecamatan). Sedikit banyak  jadi merefresh ilmu-ilmu yang sebenarnya sudah pernah didapat via grup wag atau berselancar di dunia maya. Namun bagiku pribadi memang offline itu tidak bisa tergantikan dengan online. Magnitudenya beda, feelnya beda. Kemungkinan karena termasuk generasi zaman old jadi sebagian besar masa hidupnya dulu masih tumbuh di era offline.Mungkin offline ini bisa tergantikan sedikit dengan channel youtube/video. Namun totally kalau hanya membaca materi hanya sedikit sekali yg nyantol.Menulis adalah salah satu cara mengikat ilmu. Baik ilmu yang didapat dari online maupun offline. Akan lebih terekam dengan baik jika dituliskan kembali, diucapkan kembali dan dilakukan langsung/dipraktekkan tanpa ditunda.Supaya ilmu parenting yang barusan didapat tidak langsung hilang, maka saya akan coba ikat dulu, ditulis poi…

Pengajian Sambil Lalu

Hari ini aku mengantar kakak sore hari les mengaji di masjid. Biasanya ada yang mengantar, sehingga aku tidak menunggui kakak di masjid sampai selesai. Namun kali ini aku mesti menunggui 1 jam.Ternyata ada pengajian ibu-ibu juga bersamaan waktunya. Lalu daripada aku menunggui di dalam kelas, aku ikut saja pengajian ibu-ibu tersebut sambil mengawasi si adik yang berjalan kesana kemari. Untungnya para peserta pengajian tidak terganggu, mungkin dimaklumi karena anak kecil yang baru berusia  2 tahun.Ternyata mendengarkan kajian sambil mengawasi anak 2 tahun yang berjalan ke sana kemari sedikit banyak memecah fokusku dalam memahami yang disampaikan oleh Pak Uztad. Namun terdapat beberapa point yang terekam dengan baik di ingatan ini. Salah satunya adalah tentang peran seorang ibu di rumah.Seorang ibu bertanggung jawab di rumah. Biarlah urusan di luar rumah menjadi tanggung jawab bapaknya. Untuk dapat tidak terkena azab dari Allah, tidak cukup hanya beramal shaleh namun kita juga harus bera…

Ketika Kebohongan Kecil demi Anak, Menggelinding bagai Bola Salju Memporak-porandakan Negeri

Alkisah, hiduplah seorang nenek berusia 70 tahun yang sedang menjalani operasi plastik sedot lemak di bagian wajahnya. Beliau mempunyai beberapa anak yang cantik dan rupawan. Salah seorang anaknya adalah artis papan atas begitu pula menantunya. Beliau sendiri pun awalnya juga terjun dan dikenal masyarakat dari dunia teater.Namun usia tidak dapat berbohong, menginjak usia renta kecantikan pun serta merta pudar dengan cepatnya. Ketika sempat kutilik fotonya di kala muda, walau tidak secantik anaknya yang berdarah indo karena bersuamikan berdarah eropa. Memang cukup jauh berkurang sekali.Mungkin itu salah satu alasan nenek ini memutuskan untuk operasi plastik. Karena banyak sekali di jagad artis Indonesia masih terlihat cantik di usianya yang sudah senja. Sebut saja Ibunda kita Titiek Puspa, Widyawati dan lainnya. Pada awalnya, sepertinya nenek ini tidak ingin mengakui di depan anaknya bahwa dia operasi plastik guna dapat terlihat cantik seperti arits-artis lainnya seusianya. Bisa saja a…

Ayah Sakit? Come On...

Kalau anak sedang sakit itu, rasa empati ini tumbuh demikian besar, berbeda tentunya jika pasangan sakit. Kita mengharapkan bahwa sebagai manusia dewasa maka menjaga kesehatan itu sudah merupakan kewajiban.
Jadi ketika pasangan sakit, sedikit banyak terlintas di pikiran bahwa, "Udah dewasa, masih saja tidak bisa menjaga kesehatan. Kalau jadi sakit gini, semua jadi repot. Yang biasa kerjasama team bapak ibunya ngurus anak. Sekarang jadi mesti ngurus anak sendiri plus ngurusin pasangan yang sakit. Fiuh."
Yah walau sakit itu datangnya dari Allah entah sebagai ujian atau pengingat. Namun tetap saja sebagai ayah/ibu mesti berpikir dua kali kalau tidak mau menjaga kesehatannya dengan prima. Karena efeknya panjang, belum kalau satu rumah termasuk anak-anak ketularan sakit semua. Ketika badan sudah memberikan sinyal capek, harus diingat bahwa kesehatanmu kini bukan hanya milikmu seorang. Namun milik keluargamu. Jika sakit, anak menjadi kecewa karena tidak dapat ditemani bermain. B…

Wanita itu Cerewet?

Wanita berasal dari venus dan pria berasal dari mars. Wanita biasanya berucap 10.000 kata per hari dan pria hanya 3.000 kata. Ucapan ini dapat juga berupa tulisan atau disalurkan via chatting/menelepon.Hmmm... Terbayang gak bagi para wanita di rumah yang kesehariannya hanya bertemu 2 bocah, bagaimana menghabiskan kuota 10.000 kata per hari itu. Sangat terasa sekali khususnya bagi aku yang sebelumnya bekerja dan saat bekerja pun sering rapat/diskusi, maka 10.000 kata per hari itu dengan mudah tersalurkan bahkan mungkin ketika sampai di rumah sudah habis kuota tersebut sehingga pengennya sampai rumah leyeh-leyeh dan tinggal mendengarkan celotehan anak. Lain dulu lain sekarang, bagaiman sekarang? Tidak mungkin kan aku menyalurkan 10.000 kata ke anak-anakku? Ada juga aku yang harus mendengarkan celotehan mereka. Akhirnya 10.000 kata itu banyak tersalurkan kepada pak suami (siapa lagi coba). Nah, pak suami juga mulai kewalahan dengan luncuran 10.000 kata, belum lagi celotehan anak-anak jug…

Perdana Kopi Darat Emak Only

Baru kali ini akhirnya dapat terealisasikan untuk dapat bertemu tante-tante teman baruku di semarang ini. Di sela-sela kesibukan kami, akhirnya disepakati kopi darat jam 08.00. Mengapa jam 8, karena jam segitulah aktivitas kami di pagi hari sudah agak mereda khususnya setelah antar anak ke sekolah. Saya hanya mempunyai waktu hingga si kakak selesai sekolah. Si bontot pun kuajak.Tak pernah kubayangkan sebelumnya kumpul-kumpul seperti ini benar-benar bisa membuat kami lepas bebas tertawa terbahak-bahak, mentertawakan hal-hal tidak penting seperti keseharian kami mengurus keluarga. Benar-benar me time untukku, rasanya seperti menemukan keluarga baru. Kami saling bercerita tentang keluarga kami, anak-anak, pasangan, bahkan masalah asisten rumah tangga yang sepertinya punya banyak versi bagai drama tiada akhir. Usia kami pun berjarak cukup jauh antar satu dan lainnya. Dan aku pun yg paling junior disini. Yang lain tidak ada yang membawa si bontot, hihihi. Namun walau kami dibedakan usia/su…