Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Hidup di Perantauan (Part 2)

Pada artikel sebelumnya Hidup di Perantauan (Part 1), aku sudah sharing 2 tips ala diriku Angrumaoshi cara bertahan hidup di Perantauan. Masih mau merantau? Sudah siapkah merantau? Berikut aku tulis ulang ya keseluruhan tips supaya teman-teman tidak terlupa. 5 Tips Cara Bertahan Hidup di Perantauan Ala Angrumaoshi. Make a  friend (Perbanyak kenalan). Prepare your savings (Siapkan dana darurat). Know your new place (Kenali daerahmu). Less Goods is Good (Perhatikan efisiensi dan efektifitas barang yang dimiliki). Learn the Language (Belajar bahasa lokal).  3. Know your place (Kenali Daerahmu) Via Google Maps dan Google Earth Di era digital seperti ini, sangat terbantu ya untuk mengenal daerah tujuan rantau kita, bahkan sebelum kita menginjakkan kaki disana. Kita dapat memanfaatkan google maps termasuk juga google earth. Kita dapat melihat-lihat situasi secara real di lokasi daerah rumah tempat kita tinggal di perantauan.  Begitu pula kita dapat melihat fasilitas umum terdekat seperti rum

Ketika Belanjaan di Tangan Banyak, Lalu Melintas Bapak Tua Yang Mendorong Gerobaknya

Kan udah biasa ya promo buy 2 get 1 free atau buy 1 get 1 free. Aku paling doyan kalau pay 1 get 2 free... Yippie... Sebenarnya ya buy 2 get 1 free itu sama dengan diskon 30% dan buy 1 get 1 free = diskon 50% dan pay 1 get 2 free itu = diskon 70%. Tapi lebih menjual dan menggugah pendirian kan kalau dengernya beli 1 gratis 2??? Akhirnya aku pun mendatangi baju-baju yang dipasang promo pay 1 get 2 free... Beda dengan biasanya yang diletakkankan di box dengan tumpukan cukup berantakan, jadi agak usaha ya untuk memilih yang oke2. Kali ini semua masih di hanger sehingga memilihnya pun nyaman. Daaaaaan baju pesta anak ini. Walau sebenanrnya tidak butuh 3 ya... Namun boleh lah kupilih-pilih untuk ultah si kakak februari besok dan untuk dateng kondangan jika ada undangan pernikahan atau ketika ada konser piano. Akhirnya setelah pilah-pilih lumayaaaaan dapat bagus-bagus cukup 200rban saja bisa dapat 3 baju. Senangnya hatiku dan juga anakku yang uda bolak-balik memcoba bajunya di kamar p

Mahasiswa Nyambi Driver Online (part 1 Investasi)

Aku sudah terlambat untuk hadir di acara wisuda. Mengingat mencari parkir akan memakan waktu cukup lama maka kuputuskan untuk memesan mobil online. Kebetulan banget ada mobil di dekat rumah ini kulihat di peta. Akhirnya kuorder. Kumencari kok tidak ada tanda-tanda ada mobil online hingga ada anak muda keluar melihat jalan dari seberang rumahku. Ternyata dia driver mobil onlinenya. Tak pernah kulihat sebelumnya anak ini. Aku berpikir mungkin anak/cucu dari tetanggaku. Ternyata dia adalah keponakan yang berasal dari Tegal. Sedang berkunjung ke rumah Omnya yang tinggal disini. Tetanggaku ini juga orang Jakarta sama-sama merantau disini. Bedanya Bapak ini tinggal sendiri, anak dan istrinya di Jakarta. Beberapakali istrinya datang menginap seminggu-2minggu. Anaknya juga sudah kuliah di Jakarta sana. Kembali ke anak muda ini, dia ternyata kuliah di Semarang ini. Dia mengabil jurusan IT di salah satu kampus swasta dan sudah masuk semester 7. Sebentar lagi lulus. Mobilnya cukup bagus kuliha

Kegemaranku Minum Susu Sepanjang Usiaku

Masih teringat dengan jelas waktuku kecil ketika berkunjung ke rumah nenek di Solo. Kala itu setiap pagi ada yang mengantar susu di dalam botol masih hangat. Persis seperti yang kulihat di kartun Disney, setiap pagi ada yang mengantarkan susu ke rumah. Sebelumnya tidak pernah aku melihat seperti itu. Susu ya beli di supermarket. Susu bubuk kotakan atau kalengan diseduh air hangat diaduk lalu diminum atau dimasukkan kulkas supaya dingin. Atau ya susu kotakan UHT fresh milk dingin yang lagi-lagi yaa beli di supermarket. Sejak pengalaman saat itu di rumah nenek. Susu segar hangat tersebut beda rasanya dengan susu yang biasa disediakan ibu yang dibeli di supermarket dan rasanya enak sekali. Sayangnya ketika kembali ke Jakarta tidak ada tuh penjual susu hangat fresh seperti itu yang dapat diantar ke rumah. Waktu pun bergulir hingga aku kini telah mempunyai anak dan tinggal di Semarang. Ternyata jika di Jawa banyak yang menjual dan dapat diantar ke rumah masih hangat oleh penjua

Senam Pagiku Dulu dan Sekarang

Dulu itu di kantorku setiap selasa dan jumat itu adalah hari olahraga. Jam 7-9 pagi kita dibebaskan untuk berolahraga apa saja dan dimana saja. Sepanjang jam 9 sudah kembali ke meja kerja. Banyak pilihan olah raga disekitar kantorku ini. Bisa jalan ke monas, lari mengitari monas,bersepeda berputar-putar di daerah gajah mada-pecenongan dan sekitarnya bahkan ada beberapa temanku yang berenang di hotel dekat kantor sini. Kantor juga sebenarnya menyediakan berbagai fasilitas diantaranya meja pingpong, alat fitnes seperti treadmill, sepeda statis dan angkat beban. Lalu sebulan sekali juga ada senam bersama memanggil instruktur senam yang oke banget. Aku dulu sebenarnya cukup senang dan rutin memanfaatkan waktu olah raga ini khususnya jika ada senam. Namun seiring macetnya menuju kantor aku sering terlewat senam ini. Aku bahkan sampai menitipkan juga sepeda lipatku di parkiran kantor untuk kugunakan saat jam olah raga ini. Namun kesibukan pekerjaan dan seringnya kegiatan di luar kanto

Wisuda Akbar, Matrikulasi Batch 6 Jateng 1 Institut Ibu Profesional

Tak terasa hampir 6 bulan kebersamaan bersama dalam program matrikulasi ibu profesional. 3 bulan intensif belajar bersama via google class lalu kami mempersiapkan acara wisuda akbar wilayah jateng 1 yang meliputi Salatiga, Semarang, Jepara dan Pati yang Alhamdulillah dapat terselenggara dengan sangat baik pada hari Minggu lalu.  Pada acara wisuda yang mengambil tema Ibu pembelajar, anak terpelajar ini berkesempatan hadir narasumber yang keren abis dimoderatori oleh moderator yang juga oke banget. Narasumber pertama adalah Ibu Ellen Kristi, seorang penggiat homescholler dengan metode Charlotte Mason yang sebelumnya telah berkarya menjadi abdi negara (PNS) selama 10 tahun. Ibu keren ini juga telah menuliskan sebuah buku berjudul "Cinta Yang Berpikir". Pada kesempatan kali ini Ibu Ellen berbagi ilmunya tentang ilmu apa saja yang harus dipersiapkan dan dipelajari ketika menjadi seorang ibu.  Ilmu-ilmu tersebut dimulai dari memahami bahwa seorang anak adalah seo

Peran Keluarga dalam Edukasi Dini tentang Narkotika di Sekitar Kita

Ketika anak mulai sekolah dan tak perlu ditunggu lagi (padahal baru TK dan PAUD). Mama mulai bisa berkelana mencari ilmu untuk meningkatkan kapasitas diri. Ada teman mengajak untuk datang pada acara "Strategi Pengurangan Dampak Buruk NAPZA Berbasis Keluarga", yang diadakan oleh Dinas Sosial Pemerintah Kota Semarang yang kebetulan diadakan pas jam sekolahnya anak-anaknya. Sumber : dokumen pribadi Meluncurlah menembus 10km via ojek online cukup 11rb saja berbekal banyak voucher yang belum dipakai, setelah mengantar anak-anak sekolah. Sesampainya disana pas sekali belum ketinggalan sesi sharing dari salah seorang ex-user yang saat ini, Alhamdulillah sudah lepas dari kecanduan NAPZA (Narkotika dan Zat Adiktif lainnya). Sebut saja Mr. X, ia bercerita awal mula berkenalan dengan NAPZA masih berusia dini, ia mengambil puntung rokok sisa bapaknya dan mengisapnya. Sesimpel itu dia berkenalan dengan zat adiktif nikotin dari rokok. Lalu dari pertemanan akhirnya dia mencoba narkot

Ketika Orang Yang Disayang Terkena Depresi

Pernahkah terbayang jika seseorang yang kita sayang terkena depresi. Bukan Anda, namun orang yang dekat dengan Anda yang sangat Anda sayangi. Apa yang akan kita lakukan? Apa kita merasa kecolongan? Apakah kita pun turut merasa bersalah hingga tak menyadari bahwa seseorang yang kita sangat pedulikan dapat berkubang dalam jurang depresi hingga sulit bangkit kembali? Kemana kita? Abaikah kita? https://pixabay.com/en/consulting-mental-health-health-1739639/ Depresi sering kali kita dengar akhir-akhir ini. Sudah banyak public figure yang mengakhiri hidupnya karena depresi ini. Sebut saja mulai dari pelawak kondang Robin Wiliams, penyanyi terkenal Chester Bennington dan Chris Cornell, Kim Jonghyun telah menghembuskan nafas terakhirnya pada tahun 2017 lalu. Yang baru saja Awkarin juga memposting video pada channel youtubenya yang menegaskan bahwa dia juga pernah terserang depresi. Video berdurasi 45 menit ini cukup menyita banyak perhatian netizen. Sudah banyak contohny

Sudah Tua masih Mau Sekolah? Ada lho beasiswanya ke Belanda.

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/11/26/beasiswa-ke-negeri-orange-tak-batasan-usia Simak tulisanku yang dimuat pada situs goodnewsfromindonesia yaaa. Sebelum membaca lanjutannya dibawah ini. Kali ini tentang beasiswa yang tak berbatas usia. Mempunyai mimpi untuk mengenyam pendidikan di negeri orang bukan hanya milik anak-anak muda saja. Usia setelah kepala 3 atau bahkan kepala 4 mungkin masih menyimpan asa untuk mengejar gelar master ataupun gelar Phd. Banyaknya beasiswa yang memberikan persyaratan usia untuk melamarnya menyurutkan asa orang-orang yang sudah tidak muda lagi. Seakan hak untuk belajar dengan beasiswa hanya milik anak-anak muda saja. Namun akhirnya kutemukan beasiswa  penuh yang tanpa batasan usia untuk menggapai gelar master. Bahkan untuk freelancer pun dapat mencoba untuk melamar beasiswa ini sepanjang telah bekerja selama 2 tahun. Fresh Graduate pun juga welcome to apply . Beasiswa itu adalah Beasiswa Stuned atau beasiswa untuk studi di Belanda yang diber

Apakah Fresh Grad Siap Terjun Bekerja dalam Dunia Nyata?

https://pixabay.com/en/multi-tasking-efficiency-manager-2845125/ Aku pernah menjadi fresh grad yang langsung bekerja setelah lulus (bahkan sebelum ijazah di tangan). Aku juga pernah mempunyai rekan kerja fresh grad dan bekerja sama dalam satu tim. Aku pun juga pernah membimbing para fresh grad layaknya aku seorang mentor bagi mereka. Bahkan aku juga pernah melihat para fresh grad   ini setelah dibekali training beberapa waktu langsung mempunyai bawahan yang umurnya jauh diatas mereka dengan waktu pengalaman bekerja yang lama walau jenjang pendidikan mereka dibawahnya (D3/SMK). Apakah para lulusan universitas ini langsung siap terjun berkarya di dunia kantoran? Apakah performanya langsung bersinar secemerlang IPKnya? Apakah langsung dapat menyesuaikan dengan atasan, bawahan dan rekan kerjanya, bekerja bersama-sama bahu membahu menggapai goal perusahaan? Apakah perusahaan puas dengan kinerjanya? Siap pakaikah mereka di dunia pekerjaan ini? Aku yang pernah mengalaminya, ingin b

Hidup Sehat, Pentingnya Kesehatan Jiwa

Hari Kesehatan Jiwa Dunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober setiap tahunnya. Walau sudah berselang lebih dari sebulan, pembahasan mengenai kesehatan jiwa tetap harus diperbincangkan. Mens Sana in Corpore Sano merupakan semboyan yang sudah sering kita dengar, yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Jadi sangat erat kaitannya antara tubuh yang sehat dengan jiwa yang sehat. Namun perlu dimaknai  bahwa  bukan berarti dengan tubuh sehat maka otomatis jiwa pun sehat. Kesehatan jiwa juga harus kita rawat. Berbeda dengan kesehatan badan yang jika sakit akan menunjukkan gejala yang berarti seperti pusing, demam, atau batuk. Orang sekitar kita pun akan menyadari bahwa kita sedang sakit. Kesehatan jiwa terkadang tidak terlihat gejalanya. Sehingga orang sekitar tidak menyadari bahwa orang tersebut sakit. Pun jika ada menunjukkan gejala biasanya abai terhadap gejala tersebut hingga fatal akibatnya. Penyakit apa yang rentan menggerogoti kesehatan jiwa? Salah satunya

Sehat Jiwa Raga? Kamu pasti bisa!

Hari gini sehat badan belum tentu sehat jiwa, namun sehat jiwa biasanya sehat badannya. Jadi ada benarnya juga tentang slogan Mens Sana In Corpore Sano yang artinya di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jiwa yang sehat tidak dapat dipisahkan dari keberadaan badan yang sehat. Jadi menjaga badan untuk tetap bugar dan sehat juga salah satu cara untuk tidak mengundang penyakit yang menyerang mental ini untuk datang. Mau donk badannya sehat namun jiwanya juga sehat. Berikut beberapa tips dan trik yang dirangkum dari berbagai sumber dan narasumber baik pelaku ataupun dokter spesialis kejiwaan untuk menjaga jiwa tetap sehat di kehidupan nyata yang semakin menantang ini : 1. Berolahraga teratur Sesibuk apa pun anda usahakan dapat berolahraga secara teratur setiap harinya minimal 30 menit. Olah raga tidak harus ke gym atau berganti baju olah raga atau yang berat seperti lari/tennis/basket/badminton/renang. Olah raga ringan dapat dilakukan di kubikel Anda bekerja atau pada saat k

Pekerjaan Pertamaku, Pekerjaan Impianku?

Salah satu fase kehidupan yang biasanya dialami oleh orang banyak adalah selesainya tahapan belajar di bangku formal. Bisa itu wisuda setelah kuliah atau tamat SMU. Setelah fase ini, diharapkan para lulusan ini dapat bekerja dan hidup mandiri. Tidak lagi bergantung kepada orang tua atau keluarga. Bahkan mungkin mulai mempersiapkan diri untuk memulai keluarga kecilnya sendiri. Bagaimana kita bisa mendapatkan pekerjaan idaman kita? Apa saja yang harus dipersiapkan? Teman-teman para lulusan baru yang sedang bersiap mencari pekerjaan pertamanya baiknya membaca tips berikut ini: 1. Pekerjaan pertama jangan asal, nanti menyesal. Jika memang ingin menyalurkan ilmu yang sudah dipelajari di bangku sekolahan, maka lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan. Namun jika itu bukan masalah, melamar pekerjaan yang tidak sesuai juga tidak apa-apa seperti misalnya management trainee, karena biasanya akan ditraining dengan intensif terlebih dahulu. 2. Lamarlah pekerjaan di perusa

Pemilu di Depan Mata, Masihkah Terulang?

Jika melihat jauh ke masa-masa zaman penjajahan Belanda. Sering kali kita mendengar bahwa strategi yang digunakan Belanda adalah devide et impera atau strategi memecah belah kesatuan yang ada. Hal ini terbukti efektif dengan banyaknya jatuh kerajaan-kerajaan baik kecil maupun besar ke dalam kekuasaan Belanda saat itu. Belanda akhirnya dapat menguasai Indonesia hingga 350 tahun lamanya sejak kedatangannya pertama kali di Batavia pada tahun 1600an. Strategi memecah belah kesatuan ini pelan tapi pasti saat ini juga tengah mengintai bangsa ini. Perbedaan pandangan politik, bahkan perbedaan apa pun diruncingkan sehingga membuat terpecah belah menjadi kelompok-kelompok yang berbeda-beda dan membenci satu sama lain. Belum lagi hembusan HOAX yang setiap detik berseliweran di dunia maya, di ruang-ruang silahturahmi kita bersama teman-teman yang dapat membuat kita semua saling ejek hingga akhirnya membenci dan memutus tali silahturahmi. Hal ini tidak hanya memakan korban orang-orang dewasa, b

Depresi? Kenalan yuk dengan Endri dan dr. Andri

https://mydailylifeotherstory.blogspot.com/2018/11/depresi-kenalan-yuk-dengan-endri-dan.html?m=1 Dalam kehidupan ini ada suka ada lara. Jika berduka terlalu lama hingga tidak mempunyai semangat hidup lagi bahkan datang pikiran untuk ingin mengakhirinya, maka depresi telah mengintai. Mengamati kehidupan dari berbagai sudut pandang merupakan salah satu yang aku gemari. Mencoba memposisikan diri pada kondisi orang-orang dan berusaha menyelami pikiran serta alasan dibalik dari yang dilakukannya juga sangat menarik untuk dipahami. Seringkali stigma tentang orang yang terkena depresi itu diberikan oleh masyarakat umum karena kurangnya rasa bersyukur, agamanya tidak kuat, orangnya lemah bahkan dianggap gila. Stigma inilah yang membuat orang-orang yang merasa depresi makin merasa sendiri, makin merasa tidak berguna dan malu terhadap dirinya sendiri. Masyarakat pada umumnya juga tidak peduli bahkan cenderung mencemooh dengan melabelkan stigma diatas. Hanya orang-orang yang meny

Hidup Sehat, Tips Cocok Ala Saya dalam Menghadapi Flu dan Batuk

Kesehatan itu adalah anugrah yang paling indah. Namun sering dipandang sebelah mata. Menjalani kehidupan ini tanpa kesehatan tentunya adalah hal terakhir yang diinginkan oleh manusia. Segala sesuatunya menjadi runyam jika hidup kita sakit. Sakit yang ringan sekalipun dan sering menghampiri kita. Flu dan Batuk itu merupakan salah satu penyakit yang sering sekali mampir pada keluarga saya. Dan jika salah satu sudah terkena flu dan batuk ini, maka dapat dipastikan satu demi satu anggota keluarga akan ikutan flu dan batuk. Seringnya bergantian. (sumber:https://pixabay.com/en/flu-cold-illness-virus-ill-fever-sick-he-1679104/) Jadi, misalnya yang pertama sakit flu adalah si kakak, maka tak lama kemudian si adik juga ikutan flu. Kakak mulai sembuh flunya lalu berlanjut batuk. Ketika kakak sembuh, adik mulai batuk, dan sang ibu pun merasa tak enak badan akhirnya ikut tertular juga kemudian sang ayah pun juga tertular. Begitu seterusnya hingga seperti lingkaran setan tak putus-putus flu

Hadirnya Buah Hati dan Perlengkapan Bayi demi Keamanannya Saat Berkendara (Baby Car Seat)

Aku teringat saat hadirnya buah hatiku yang pertama, menjadi seorang mom beberapa tahun yang lalu. Segala perlengkapan bayi aku siapkan bersama suamiku. Ternyata cukup besar biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli segala wishlist untuk bayi kami. Termasuk di dalamnya yang cukup menguras kantong adalah baby car seat. Akhirnya baby car seat pun tidak menjadi prioritas bagi kami saat itu untuk dibeli. Sesosok bayi mungil akhirnya hadir ke dunia ini. Kehidupan barunya telah dimulai. Kami berdua orang tuanya sangat bersuka cita atas kehadirannya. Lalu tiba saatnya kami membawanya pulang. Bagi kami yang baru kali ini mempunyai bayi, ternyata mobilitas bayi itu cukup padat untuk keluar rumah. Khususnya untuk hal-hal yang wajib seperti kontrol ke dokter anak untuk imunisasi setiap bulan sekali hingga usianya 9 bulan (untuk imunisasi wajib). Kadang untuk mobilitas keluar rumah bersama bayi ini, aku dihadapkan pada situasi tidak ada yang menemani. Nah, pada saat itulah aku ba

#KAI Perjalanan Ke Bandung demi Survey Tempat Kuliah Idaman

Aku saat itu duduk di bangku kelas 3 SMU. Berdebar-debar rasanya membayangkan bahwa sebentar lagi akan berkuliah. Aku bersama teman-temanku, para perempuan tangguh mempunyai mimpi yang sama ingin dapat berkuliah di universitas negeri ternama. Salah satunya tentu, kampus di bandung yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pajajaran (Unpad). Kami pun berenam sepakat untuk survey kampus di bandung tersebut. Walaupun belum tentu kami akan memilih kampus tersebut nantinya, karena masih ada beberapa universitas negeri lainnya yang juga kami incar. Salah seorang nenek dari teman kami ada yang mempunyai kos-kosan di daerah kampus tersebut. Kami pun berencana untuk menginap disana, karena sedang ada kamar kosong. Perjalanan pun kami sepakati untuk menggunakan Argo Parahyangan. Saat itu belum ada tiket online seperti sekarang ini. Sehingga kami pun mengantri di stasiun untuk membeli tiket. Di depan kami terdapat beberapa anak laki-laki yang sepertinya juga seumuran dengan kami. K

#KAI Perjalanan Pertamaku ke Rumah Eyang Tanpa Ditemani Orang Tuaku

Pengalamanku bepergian tidak bersama orang tua ke rumah eyang di Solo, sangat berkesan. Kala itu, aku masih berumur 10 tahunan. Aku pergi bersama ke-empat saudara sepupuku yang juga seumuran ditemani oleh om dan tante yang merupakan orang tua dari kedua kakak beradik sepupuku. Kami berangkat bersama menggunakan kereta eksekutif Argo Lawu. Waktu itu kami berangkat pagi hari. Perjalanan kurang lebih memakan waktu 8 jam. Aku yang baru pertama kali naik kereta api tanpa orang tuaku, sama sekali tidak merasa cemas. Namun rasa senang sangat meluap-luap karena liburan ini akan aku habiskan bersama sepupu-sepupuku di rumah eyang. Orang tuaku melepas aku di stasiun hingga kereta berangkat meninggalkan peron berangkat menuju solo. Sejenak setelah kereta bergerak, aku yang memang aktif sejak kecil, sudah tidak sabar ingin menjelajahi kereta api ini. Akhirnya kami pun ijin ke om dan tante lalu berkelanalah kami menyusuri gerbong demi gerbong. Ternyata setiap gerbong sama isinya. Namun ada 1 ger

Film Romantis "500 Days of Summer", Melihat Sisi Rapuh Seorang Pria Jatuh Cinta

Kuteringat akan sebuah film yang direkomendasikan oleh suamiku untuk aku tonton. Suamiku bukan pecinta film romantis. Jadi ketika dia sudah merekomendasikan film ini dan dia berkata, kamu pasti suka banget. Maka sudah dapat dipastikan filmnya tidak akan mengecewakan donk. Lalu aku pun menontonnya, dimulai dengan kisah seorang lelaki muda pekerja di suatu kantor lalu datang seorang wanita muda seorang pegawai baru disana. Seperti kisah pada umumnya, akhirnya mereka berdua dekat dan menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih.  Namun yang menjadi kekuatan dalam film ini adalah dibangun emosi penonton dari sudut pandang seorang lelaki yang sedang jatuh cinta. Disajikan 500 hari bersama Summer (si wanita) dari kacamata si pria dengan cukup detail. Aku sebagai wanita tak menyangka juga ternyata ketika pria jatuh cinta secara mendalam dapat seperti itu. Dunianya seperti hanya seputar Summer, mulai dari bangun tidur hingga terlelap tidur di malam hari. Sejak awal, memang tidak ada kesepaka

Buku Pemberian Ayahku, yang Mengubah Caraku dalam Menjalani Hidup.

Aku teringat ketika diminta oleh ayahku membaca sebuah buku berjudul "7th Habit for Effective People" karangan Steven Covey. Saat itu sepertinya aku masih duduk di bangku SMA. Buku ini merupakan salah satu buku psikologi dan pengembangan diri yang sangat populer sejak zaman tahun 1990an. Buku ini telah dialih bahasa juga ke dalam bahasa Indonesia dengan judul "7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif". Hingga saat ini telah dirilis edisi 25 tahun pada tahun 2014 yang sejak penerbitan pertamanya telah terjual puluhan juta eksemplar serta diterjemahkan dalam 38 bahasa. Tak heran ayahku menyuruhku membaca buku ini walau aku masih duduk di bangku sekolah saat itu. Setelah aku membacanya, buku ini memang bagus hanya saja aku sedikit kesulitan untuk mencernanya karena bahasa serta ilutrasi yang digunakan tidak sesuai dengan umurku saat itu. Lalu sempat kulihat buku berjudul yang mirip dengan buku ini yaitu "7 Kebiasaan Yang Sangat Efektif Bagi Remaja", dengan c

Generasi Old Baby Boomers yang Berusaha Mengikuti Perkembangan Zaman

Aku mempunyai anak balita dan orang tua yang sudah masuk lansia. Jika aku bandingkan, lebih mudah anak balita untuk mengoperasikan smartphone daripada lansia. Aku butuh beberapa kali dengan sabar untuk mengajari kedua orang tuaku menggunakan handphone. Ketika ayahku masih ada, mengajari beliau menggunakan handphone merupakan suatu tantangan yang luar biasa. Padahal ayahku adalah seorang pembelajar sejati. Beliau banyak membeli buku bagaimana cara belajar internet. Beliau pun mulai belajar word dan mengetik. Namun belajar internet tidak semudah belajar word dan mengetik ternyata baginya. Terlalu banyak icon yang dapat diklik membuat bingung dan takut salah. Sehingga hingga akhirn hayatnya beliau pun tidak bisa menggunakan smartphone hanya dapat telepon saja menggunakan handphone biasa, itu pun yang tombol angkanya harus besar-besar. Sms pun sangat terbatas. Berbeda dengan ibuku. Ibuku yang usianya terpaut cukup jauh dari ayahku. Walau bukan tipe pembelajar namun agak lebih mudah diaja

Berkaca Pada Kehidupan Makhluk Hidup CiptaanNya

Merenungi arti akan sebuah kehidupan merupakan sebuah proses tiada akhir selama kita masih bernafas di bumi ini. Tidak hanya kehidupan orang-orang di sekitar kita atau pun kehidupan orang-orang sukses terkenal yang jauh dalam jangkauan yang dapat kita petik pengalaman hidupnya. Namun kehidupan di luar manusia, para penghuni alam liar termasuk tingkah polah para binatang pun juga sarat makna akan arti dan tujuan dari kehidupan ini. Aku cukup senang dengan binatang. Sudah beberapa kali aku memelihara binatang peliharaan dan mengamati tingkah polahnya. Kali ini aku sedang memelihara kelinci. Apa menariknya dari kehidupan dan tingkah polah kelinci? Binatang yang lebih banyak penggemarnya untuk dijadikan peliharaan adalah anjing dan kucing biasanya. Kelinci itu bisa berumur panjang, aku paling lama memelihara kelinci hingga berusia 7 tahun. Seperti manusia, binatang juga tidak suka dikurung dalam kandang (mereka suka lepas di alam bebas). Bedanya tanpa sadar kita sebagai manusia sering me

Perempuan Pekerja di Sekitarku

Pagi ini aku bersama para bunda TK Kakak, berkunjung ke dua bunda yang baru melahirkan. Berhubung rumahnya agak dekat dengan sekolahan maka kami memutuskan untuk berjalan kaki saja menuju kesana. Nyatanya agak jauh ya, untungnya kontur jalanannya menurun. Berjalan kaki bersama-sama, berdua-dua sepanjang jalan menuju ke rumah bunda tersebut, membuatku menangkap banyak pemandangan yang jarang kutemui sebelumnya. Padahal hampir setiap hari aku melewati jalan ini ketika mengantar dan menjemput kakak sekolah dengan motor ataupun mobil. Dengan berjalan kaki, kami pun menyapa ibu-ibu atau para lansia yang sedang duduk-duduk di depan rumahnya. Hal demikian tentunya tak bisa kami lakukan jika mengendarai motor atau pun mobil. Silahturahmi dan keramahan sangat terasa di bumi jawa ini. Tak berapa lama aku berpapasan dengan ibu berusia 40-50 tahunan yang membawa bakul berisi sayuran menawarkan sayurannya ke rumah-rumah yang dilewatinya sambil mengetuk pintunya. Kontur jalanan cukup menanjak. Da